Sabtu, 07 Juni 2008

Global Warming Pengaruhi Psikologis Anak

Pemanasan Global (Global Warming) telah menjadi ancaman bersama di seluruh dunia. Sebetulnya buat apa sih di ributkan!..Toh kehidupan akhirnya akan berakhir juga. Itu jawaban sinis dari orang-orang yang tidak mau memanfaatkan kehidupan yang dia miliki sekarang untuk melakukan suatu perbaikkan untuk kehidupan mendatang...lanjutan kehidupan kita oleh anak cucu kita.

Selain diri kita sendiri anak adalah pihak yang merasakan akibat dari Global Warming tersebut.

Global Warming mengakibatkan terjadinya bencana alam yang diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang buruk , seperti banjir dan kebakaran dapat mengakibatkan stres pada anak, bahkan menjadi trauma karena kehilangan keluarga,teman dan rumah,atau mengalami luka karenanya.

Dan memanasnya suhu udara dapat mempengaruhi kondisi emosi seseorang sehingga anak menjadi lebih mudah marah, cenderung agresif atau merusak dibandingkan dengan orang yang tinggal di lingkungan yang nyaman.

Selain itu, cuaca yang tak menentu mengakibatkan panas luar bisa yang dapat menyebabkan gagal panen. Lalu akan muncul kelaparan dan malnutrisi serta penyakit. Ini jelas akan menghambat anak dalam memperoleh pendidikan.

Tetapi ternyata ada juga pengaruh positif dari peristiwa ini. Efek global warming yang meresahkan justru bisa digunakan sebagai fenomena yang mendorong kita untuk mendidik anak-anak lebih peka, bertanggung jawab, dan termotivasi untuk menjaga lingkungan dan bumi.

Juga mengajarkan cara hidup yang bisa menumbuhkan rasa sayang anak terhadap bumi. Seperti mengajarkan untuk mematikan lampu yang tidak digunakan dan menyalakan AC hanya jika diperlukan. Dan menggunakan kantung kain daripada kantung plastik, menghemat penggunaan kertas, mempelajari cara mendaur ulang kertas secara sederhana, membawa botol air sendiri daripada membeli botol air plastik yang baru, dan menggunakan kain daripada tisu.

Jadi untuk menghindari pengaruh negatif Global Warming terhadap psikologis anak dampingilah anak untuk selalu melakukan hal-hal positif terhadap alam ini.

Kamis, 05 Juni 2008

FRESH FROM THE OVEN

I put my Fresh Bread on my Quilt Table Runner


Jaman aku kecil, roti isi kelapa adalah roti favoritku yang dijual tukang roti keliling. Tapi karena ibuku tidak membiasakan untuk jajan biasanya tukang roti lebih banyak lewat didepan rumah dari pada mampirnya.

Ibuku lebih sering membuat roti sendiri. Kebayang ngadonin tepung 1 kg pakai tangan...kata anak sekarang capeeek dehh!..
Biasanya roti dipanggang sore hari dan wanginya bikin kita yang lagi main dihalaman ingin lari pulang dan langsung menyerbu dapur. Dan ibuku sudah mengatur waktu matangnya sesuai dengan jam pulang kerja bapakku yang selalu tepat jam empat lewat seperempat. Secangkir kopi dan kue2an sudah menanti beliau di meja.

Bagian yang paling aku suka adalah ketika disuruh melumuri roti yang baru keluar dari oven dengan margarin,lumernya margarin diatas roti membuatku menelan liur... Setelah permukaan roti mengkilat oleh lumeran margarin, pisaupun beraksi memotong bagian pinggir roti kira-kira 3cm..the best part of the fresh bread!
Dan dari 3bantal roti yang dibuat semuanya sudah tidak bertepi lagi...keluarga inti yang terdiri dari 6 orang ini... we only got one piece each... dari 6 potong bagian pinggir roti.


Ibuku lebih sering membuat roti tawar dan roti manis kosong daripada roti isi. Selai nenas buatan sendiri sudah dibuat dihari sebelumnya. Kadang kalau tidak ada persedian selai, olesan margarin dan taburan gula pasir jadi temannya roti.
Roti yang disediakan untuk sarapan pagi biasanya sudah dikupas kulitnya karena kami tidak ada yang suka kulit roti yang sudah mengeras. Dan ibuku selalu menyimpan potongan kulit roti itu dikulkas.

Setelah 2 atau 3 hari kemudian kulit2 roti akan disulap jadi puding roti dengan tambahan kismis atau menjadi bubur roti dengan campuran susu/santan dengan aroma kayu manis atau paling tidak jadi bagelen versi kulit ajahhh...

2hari yang lalu aku nyoba buat roti isi keju dan coklat...lumayan sukses, resep aku dapat dari box fermipan.Kalau dulu aku terkagum-kagum dengan ide ibuku memanfaatkan sisa roti, anakku sekarang terkagum-kagum juga... koq bisa sih mah gimana cara bikinnya..beneran mamah yang bikin ???

Senyum kecutku membuat suamiku tertawa...kacian dehh !!!


Selasa, 03 Juni 2008

Playfull kids

Suamiku si "Manusia Super Sibuk yg Super Kreatif" itu :)), membuat video keluarga ini untuk dia nikmati ketika BeTe menyerang disela pekerjaannya. Katanya : .... Dekat sama anak-anak bisa menyegarkan pikiran gue ! (walaupun cuma lihat video-nya aja).

Karina, Model utk test kamera


Video Klip favorit


Kharis Pembalap

Sabtu, 31 Mei 2008

DAUN NAN HIJAU

Sepertinya ada yang salah dengan kebun-ku, sudah 3 bulan tanaman sayur-ku tidak menunjukkan hasil untuk bisa dipanen huhuhu....hik!
Sayur bayam daunnya lebar tapi warnanya tidak hijau segar. Pohon cabe boro2 berbuah, tingginya masih aja 2 cm dan berdaun 2 helai....dan pohon ketimun cuma sampai 2 jengkal dan busuk semua....pokoknya bikin sebel!!!
Padahal janjiku bakal memelihara tanamanku dengan LOVE supaya timbal baliknya menyenangkan...sepertinya porsi LOVE nya kurang atau ga pas kali ya !?!
Pupuk alami seperti air beras dan air cuci ikan dan kompos (beli di pinggir jalan) tidak berhasil, dan aku bersikeras ga mau pakai pupuk kimia!!! Alhasil ya begitu deh....

Ada sih yang bikin hati senang, Kacang panjang-ku tumbuh subur sekali...sangking suburnya daunnya tumbuh lebar selebar telapak tangan dan warnanya hijau tua but ga ada buahnya... apakah ini kutukan ?!?... Tapi kayaknya engga' deh ?!?... Daun nan hijau juga karunia yang harus kuterima dengan lapang dada...hahaha.














Wahai pohon Kacang Panjang-ku.

Izinkan aku besok memetik daunmu.
Daun-daunmu nan hijau menggoda itu.
Untuk kumasak menjadi sayur kesukaanku.
Melengkapi makanan santap siangku.

(disayur bening enak kalee ye!)

Rabu, 21 Mei 2008

CRISPY PIZZA


Ketika chatting dengan sahabatku biasanya kami sering tukaran resep makanan dan aku janji mau kasih resep Pizza ala diriku "Crispy Pizza" ini. Berhubung aku biasa membuatnya tanpa takaran jadi aku minta waktu untuk mencoba dan mencatat resep dahulu dan berjanji akan mem-posting-nya...maaf ya sahabatku agak lama baru aku lakukan ;)

Dan jika catatan resep ini agak- agak kurang pas hasilnya ...yah...tolong di pas-pasin ya sahabatku ;D

Bahan:

Dough :
250 gr Terigu
1/2 bungkus Instant Gist
1 sm Gula pasir
1/2 st Garam
2 sm Olive oil (Minyak sayur juga gapapa)
150 ml Susu cair

Topping:
100 gr Daging giling
2 bh Tomat besar (kupas dan cincang kasar)
1 bh Bawang Bombay (iris bulat)
2 siung Bawang Putih (cincang)
1/2 botol Saos Tomat
1/2 st Oregano (kalau ada)
2 sm Olive oil, untuk menumis.
Garam,Merica&Gula secukupnya.
Keju parut secukupnya

Cara :

Campur semua bahan roti, uleni sampai tidak lengket. Lalu diamkan 1/2 jam.

Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu.

Masukkan daging giling, masak sampai berubah warna.

Masukkan tomat cincang, saos tomat, garam,merica,gula dan Oregano.

Giling adonan roti diloyang berbentuk bulat (atau bentuk apapun bebas koq!) setebal 1cm.

Beri atasnya dengan saos daging dan keju parut.

Panggang 30 menit suhu 170 derajat.

Selamat mencoba sahabat baik-ku !!!

Rabu, 07 Mei 2008

TOKYO - MATSURI FESTIVAL



Sakura Season tahun ini, aku berkesempatan untuk menikmati keindahan bunga Sakura di Tokyo. Menurut cerita setiap kuntum bunga Sakura melambangkan satu jiwa manusia, mungkin karena itulah bunga ini begitu dijaga dan dihargai keberadaannya. Dan singkatnya waktu mekar "Sakura" membuat bunga ini sangat spesial.


Di Jepang mereka merayakan musim ini dengan mengadakan Festival Sakura yang disebut "Sakura Matsuri". Biasanya diadakan di taman-taman yang banyak pohon Sakura atau Cherryblossom-nya.
Pada musim ini semua berbau "Sakura" (maksudku bukan wangi Sakura lho) tapi kita akan menemukan hiasan-hiasan dan produk-produk barang ber-design "Sakura".

Banyak kegiatan yang mereka lakukan seperti "Hanami" (Flower viewing) and Picnics under blossoming trees. Orang2 berkumpul baik tua,muda, perempuan, lelaki, miskin, kaya dan berbagai profesi mereka menikmati kebersamaan dengan berpiknik, duduk di hamparan tikar dan membawa bekal makanan&minuman yang mereka nikmati sambil melihat bunga-bunga Sakura di atas mereka. Seperti kita di Indonesia mereka menikmati bekal sambil mengobrol, bedanya sesudah selesai piknik mereka merapikan bawaannya dan membuang sampah ditempat sampah yang disediakan yang ukurannya cukup besar dan diletakkan ditempat-tempat yang mudah dicapai dan sudah tersedia tempat sampah yang dipilah-pilah, sampah basah sampah kering...bukannya mau menjelekkan bangsa sendiri tapi memang kesadaran kita untuk menjaga kebersihan lingkungan sangat kurang. Padahal alam kita tidak kalah indah dengan yang dimiliki bangsa manapun.


Jika kita tidak punya bekal makanan disana banyak pedagang makanan yang menjajakan makanan untuk kita nikmati di bawah pohon Sakura atau di kursi-kursi gerobak yang disediakan pedagang.


Selain kegiatan piknik, di Festival Sakura ini ada Flea Market dimana kita akan menemukan barang-barang antik, unik dan lucu-lucu. Karena aku traveling dengan konsep rada-rada backpacker aku hanya berani membeli boneka-boneka yang ukurannya super kecil kira-kira sebesar kuku jari...but they are so cute !!!


Hal menarik lainnya yang aku lihat di Festival Sakura ini adalah orang-orang tua yang menikmati masa tua mereka dengan hal-hal yang menyenangkan. Mereka berkumpul melakukan Street Show bernyanyi sambil memainkan musik dengan peralatan sederhana. Ada drum dari kaleng blek, kecrek-an seperti yang biasa dipakai anak jalanan ngamen dan peralatan soundsystem sederhana. Bunyi-bunyi yang dihasilkan sangat indah mungkin karena mereka memainkannya dengan hati dan tidak ada kaleng untuk recehan, jadi mereka bukan mengamen tapi mereka melakukan apresiasi seni mereka... what a wonderful life they've got !



Ada beberapa orang sepuh yang menikmati Musim Sakura dengan melakukan kegiatan melukis, ada yang amatir ada yang profesional...
Aku jadi ingat Pasar Seni Ancol yang mulai di tinggalkan orang, dulu aku paling suka datang kesana melihat pelukis-pelukis beraksi. Ahh..aku akan cari waktu untuk ke Pasar Seni lagi!


Sakura Season memang saat yang indah untuk dinikmati dan bagi orang Jepang menjaga tradisi di musim ini adalah hal yang wajib dipertahankan walaupun modernisasi sangat berkembang disana.

Next project aku akan mencari hal-hal indah di sekitar Jakarta. Pasti ada sesuatu yang sederhana yang akan dapat aku nikmati seperti perjalananku di Tokyo...I will do it, so wait for my next story OK!

CAKE PISANG


Melihat pisang di meja sisa 3 buah yang sudah mulai kematangan yang pasti sudah tidak ada yang berminat untuk memakannya. Dan diluar hujan turun lumayan deras, kayaknya makan yang hangat-hangat sambil minum teh...enak nih!

Habis cari-cari resep sebentar di internet dapatlah Resep Banana Cake ini (thanks tuk yang punya resep).

Hasilnya enak, lembut tidak terlalu manis...dan anak-anakku suka... Fresh from the oven...mateng langsung dipotong-potong !
Dan mumpung hujan masih turun...dapet deh suasananya ;)



Bahan :
150 gr Margarin
175 gr Gula Halus
4 bh Kuning Telur
4 bh Putih Telur
3 bh Pisang Ambon
225 gr Terigu Segitiga
1 st Baking Powder
1/2 st Soda Kue

Cara :
- Ayak terigu,baking&soda, sisihkan.
- Kocok putih telur hingga kaku, sisihkan.
- Kocok margarin&gula hingga lembut.
- Masukkan kuning telur satu persatu, kocok sampai kembang.
- Haluskan pisang.
- Masukkan terigu dan pisang bergantian, aduk pelan.
- Masukkan putih telur.
- Masukkan ke cetakan yang sudah dioles margarin & terigu.
- Panggang selama 50 menit dan panas 170 derajat.

Tip: Sebelum dipanggang taburin keju parut dan chocolate chips di atasnya... jadi lebih enak!