Jumat, 08 Januari 2010

Latte Special


Latte termasuk jenis minuman kopi yang ringan karena 2/3 bagiannya adalah susu dan 1/3 bagian kopi. Di Italy orang biasanya minum Coffee Latte pada sore hari...sebenarnya kalo kita mau minum di pagi, siang atau sore hari sah-sah saja!


Jangan kaget kalo lihat deretan kopi di rumahku.. selera rasa kopi antara aku dan suami agak berbeda, lucunya kami berdua sering merindukan rasa dan wanginya kopi yang sama yaitu kopi yang dibagian tengah itu... tapi yang pasti ngopi berdua dengan suami terasa lebih nikmat karena selalu diisi dengan cerita.


Moka Pot tua milikku ini benda kesayanganku untuk membuat espresso dan gelas saji ini baru kudapat minggu lalu dari ibuku karena beliau sudah tidak minum kopi lagi... hope I can enjoy my coffee forever!

Resep Latte Special ala diriku
(tanpa Espresso Machine, French Press atau Moka Pot...pake saringan teh saja!)
Bahan :
2 sm Kopi
100 ml Air panas
150 ml Susu Cair ( non fat much better :)
1 st Gula (sesuai selera)

Cara :
Seduh kopi dengan air panas (biasanya air mendidih aku diamkan sebentar agar temperaturnya turun sedikit, supaya rasa kopi lebih enak :).

Biarkan kopi sejenak baru kemudian aduk dan saring ke gelas saji.

Hangatkan susu, campur ke kopi.

Beri gula sesuai selera.

Note :
Kudunya mah diatasnya ada busa, tapi karena blum berhasil bikin secara manual jadi ga pake deh! ... next time I'll find the way to make it :)

Kamis, 07 Januari 2010

DAPUR KARIN : Puding Coklat saus Vanilla


PUDING COKLAT
Bahan :
800 cc Air
1/2 kaleng Susu Kental Manis Coklat
1 bungkus Agar-agar
3 sm Coklat Bubuk
3 sm Gula Pasir
sedikit Garam

Cara :
Campur semua bahan dalam panci, aduk rata.
Masak hingga mendidih sambil diaduk dengan sendok kayu.
Angkat, lalu tuang ke dalam cetakkan dan dinginkan.
~~~~~


SAUS VANILLA (vla)
Bahan :
300 cc Susu Cair
1 sm Maizena
2 sm Gula
1 Kuning Telur
1 sm Margarine/ Salted Butter
1 st Vanilla Extract
(kebetulan mamahku punya vanilla segar, potong 3cm)

Cara :
Aduk gula dan telur, tambahkan susu dan maizena.
Tambahkan butter dan vanilla.
Masak dengan api sedang sambil diaduk perlahan.
Angkat dan dinginkan.
Sajikan dengan puding coklat.
~~~~~


Mamah lebih suka pakai cangkir untuk puding bagiannya :)

Rabu, 06 Januari 2010

Kampung Naga



Kampong Naga Village from Danariza on Vimeo.

Kampung Naga adalah sebuah perkampungan tua yang terletak di suatu lembah yang subur di daerah Neglasari, daerah yang terletak diantara Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Masyarakat Kampung Naga sangat memegang teguh akan adat istiadat peninggalan leluhur. Dan mereka hidup dalam kesahajaan, banyak aturan-aturan adat yang membuat keadaan ini terjaga hingga sekarang. Moderenisasi tidak masuk ke wilayah ini, program "Listrik Masuk Desa" pun tidak tembus.


Untuk mencapai kampung ini kita harus menuruni tangga yang berjumlah 440 anak tangga...lumayan membuat kaki gemetaran sewaktu menuruninya. Disarankan memakai sepatu yang nyaman seperti sepatu kets. Dan ketika akan kembali pulang, menaiki tangga yang ratusan jumlahnya itu tidak perlu memaksa diri jika tidak kuat istirahat saja dulu sambil mengatur nafas...tidak ada jalan lain anak-anak tangga ini harus dilewati semua :)


Sawah, hutan dan sungai merupakan batas kampung ini. Bertani adalah pekerjaan sebagian penduduk kampung selain menjadi Pengerajin barang-barang yang terbuat dari bambu.

Sungai Ciwulan menjanjikan air yang menyuburkan pertanian di kampung ini, selain menanam padi penduduk banyak menanam Kapulaga (sejenis rempah-rempahan) dan Vanilla disekitar perkampungan. Dan kita dapat membelinya di warung-warung souvenir di dalam kampung sebagai oleh-oleh.

 
 
Anak-anakku sangat menikmati perjalanan ke perkampungan ini, janji suamiku untuk hunting photo kesini membuat mereka sudah menyiapkan perlengkapan untuk memotret sehari sebelum berangkat.


Arsitektur Kampung Naga pun sarat akan aturan-aturan yang telah ditetapkan. Jumlah bangunan tidak boleh bertambah hanya boleh diperbaiki dengan bentuk dan ukuran yang sama. Hanya ada 4 jenis bangunan terdiri dari: 111 Rumah Tinggal, 1 Mesjid, 1 Lumbung Padi dan 1 Balai Kampung (balai pertemuan).

Struktur dan konstruksi bangunan hanya boleh terbuat dari kayu dan bambu, sedangkan penutup atap dari ijuk dan daun nipah. Dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu (bilik) hanya boleh dicat kapur.

Semua bangunan merupakan rumah panggung yang berstruktur tahan gempa (terbukti waktu terjadi gempa di Tasikmalaya, kampung ini aman dari kerusakkan). Dan dengan penggunaan bahan-bahan alami Kampung Naga merupakan pemukiman ber-arsitektur hijau dan hemat energi.

 
 
 
 
Ciri khas lainnya, terdapat batu-batu yang tersusun rapi disekitar bangunan memciptakan design landscape yang indah. Dan seluruh bangunan orientasinya mengarah ke Utara dan Selatan, membuat cahaya matahari dan udara dapat mengalir dengan baik... lagi-lagi hemat energi!

 
Menurut tour guide yang orang asli Kampung Naga, di kampung ini hanya ada 2 petunjuk waktu : Bedug Mesjid untuk menandakan masuknya waktu sholat 5 waktu dan Pentungan untuk menandakan pergantian waktu setiap jam.


woven machine from Danariza on Vimeo.



Banyak terdapat warung-warung souvenir di dalam dan luar kampung, kerajinan tangan asli dari Kampung Naga adalah yang terbuat dari bambu, sedangkan kerajinan non bambu adalah hasil dari daerah lain yang mereka tukar dengan sistem barter.


 Jika kita perhatikan dari foto-foto diatas, ada satu hal penting yang bisa kita lihat...Kampung Naga adalah kampung yang BERSIH, selain kebiasaan menjaga kebersihan sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka, ternyata sistem sanitasi yang baik sudah dirancang oleh nenek moyang mereka... tidak ada kegiatan MCK didekat/didalam rumah dan hewan-hewan piaraan diletakkan jauh dari hunian.


Dibawah guyuran hujan kami meninggalkan Kampung Naga dengan hati puas dan siap-siap untuk menaiki 440 anak tangga kembali... dan aku berhenti di 2 tempat pemberhentian dengan debaran jantung kencang kelelahan, untung ada penjual kelapa muda mensuply energi baru untuk menaiki sisa 100 anak tangga lagi.

Senin, 28 Desember 2009

Ayam Bumbu Kemiri (BBQ)

Sebelum berangkat liburan akhir tahun, rencana ikutan "Masbar" kudu di kerjain dulu... dan sekalian posting di Facebook juga untuk promosi resep BBQ ini, lumayan siapatau bisa kasih ide tuk teman-teman yang mau ber-BBQ-ria di penghujung tahun 2009.


Hidangan Pesta Tahun Baru adalah tema "Masak Bareng Yuuk!!!" edisi Desember '09. Seperti biasa New Year Party kalo ga BBQ-an koq rasanya ada yang kurang... Resep hasil coba-cobaku ini tadinya belum dikasih judul, karena bumbunya pakai kemiri yaaa..kita namain saja "Ayam Bumbu Kemiri"... rasanya gurih dan wangi jeruk limo-nya membangkitkan selera.


BAHAN:
10 potong Dada Ayam
10 buah Jeruk Limo (jeruk sambel)
1 st Garam (sesuai selera)
1 cup Olive Oil ( minyak jagung juga bisa)
Bumbu:
12 siung Bawang Merah
6 siung Bawang Putih
5 buah Cabe Merah (buang biji jika tidak suka pedas)
3 cm Lengkuas, iris tipis
2 cm Jahe, iris tipis
20 buah Kemiri, sangrai
1 1/2 st Ketumbar Halus
4 sm Brown Sugar (Gula Jawa)

CARA :
Tumis bawang merah dan bawang putih utuh hingga layu.

Haluskan semua bahan bumbu,lalu tambahkan minyak, garam dan air jeruk limo (masukkan sebagian kulit jeruk limo biar bumbu menjadi lebih harum).

Rendam dada ayam dengan bumbu, diamkan sedikitnya 5 jam di dalam kulkas.

Bakar ayam sambil diolesi campuran olive oil/minyak jagung dan margarine cair. Angkat setelah bagian luar berwarna kecoklatan.

Hidangkan dengan Jagung bakar/rebus dan tumisan sayuran favorite anda.


NOTE:
Jika tidak ada pembakaran, cairkan sedikit margarin dan minyak jagung, biarkan hingga minyak agak berwarna kecoklatan lalu goreng ayam dengan api sedang hingga kedua sisinya berwarna coklat lalu susun dalam wadah tahan panas dan panggang dalam oven 160 derajat selama 15-20 menit.

HAPPY NEW YEAR !!!

Kamis, 10 Desember 2009

BAGEL

Seharian kemarin pikiranku dipenuhi Bagel Bagel Bagel... makanan favorite-ku yang belum pernah sekalipun aku coba bikin sendiri... bukan apa-apa rada males aja kalo ngebayangin rasanya ga bakal sama kayak bagel-bagel yang pernah aku makan.


Sebut aja Bagel-nya Starbuck, Spinelli atau New York Bagel yang kata-nya paling nge-top di dunia terbukti emang enak (thanks tuk suami dan saudara-saudara tercinta yang pernah ngoleh-ngolehin..he3). Tapi karena rasa kepengen yang ga bisa dialihkan lagi... aku beranikan diri mencoba resep hasil googling ini.
Hasilnya not bad... not bad at all !... (but please..please don't stop sending me your NY Bagel, bro!)... takutnya ga dioleh2in lagi deh... ha3


BAHAN :
500 gr Terigu Cakra
265 ml Air
1 bungkus Instant Yeast
1 sm Madu (aku pake Maple Syrup)
1/2 st Garam
20 gr Butter

untuk merebus:
150 Gula Pasir
1000 ml Air

untuk garnish:
100 gr Poppy Seed
100 gr Wijen (aku skip)

CARA :
Adoni semua bahan hingga kalis (tidak lengket lagi :), atau pakai mixer dengan putaran khusus untuk roti selama 20 menit. Lalu biarkan mengembang selama 40 menit.

Bagi adonan menjadi 6 bulatan (8 jika ingin ukuran kecil), bentuk menjadi seperti donat dan biarkan mengembang kembali selama 30 menit.

Untuk membuat air karamel, lelehkan gula diwajan hingga berwarna coklat lalu masukkan air secara perlahan.

Panaskan oven 200 derajat.

Didihkan air karamel dan rebus adonan selama 1 menit untuk setiap sisi, gunakan dua sendok sewaktu membaliknya. Angkat dan sisihkan.

Taburi bagian atas adonan dengan poppy seed, wijen atau biarkan polos.

Susun di loyang lalu bakar selama 15-20 menit.

Hidangkan dengan cream cheese atau selai kesukaan.

Note:
Mau tau the way I enjoy my bagel... aku belah bagel-ku, toast sebentar trus kucelup ke kopi susu..hmmm nikmat !!!

Jumat, 04 Desember 2009

Pinky Pancake

Terinspirasi dari resep Jessica Seinfeld (Deceptively Delicious) ..."simple secrets to get your kids eating good food" adalah memberi bahan tambahan (sayuran atau buah2an) kedalam makanan mereka. Resep pancake ini adalah resep lama-ku yang kutambahkan bit dan susu cair kuganti dengan yang lowfat.

Menurut ahli nutrisi Bit mengandung antioksidan yg dpt melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan mengandung folic acid yg membantu pertumbuhan dan menjaga fungsi sel sebagaimana mestinya, juga baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah. Sedangkan susu Lowfat lebih banyak mengandung kalsium dibandingkan susu Fullcream, kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang anak-anak.


 
BAHAN :

200 cc Susu Cair Lowfat
1 buah Bit (ukuran sedang, kukus)
150 gr Terigu
1 st Baking Powder
2 Kuning Telur
50 gr Gula Pasir
2 Putih Telur
50 gr Margarin (lelehkan)


CARA:
Blender susu dan bit, sampai bit tercampur halus.

Lalu masukkan terigu, baking powder,kuning telur dan gula. Putar blender sampai bahan-bahan tercampur rata.

Kocok putih telur hingga mengembang kaku, lalu masukkan adonan bit dan aduk perlahan.
Terakhir masukkan margarin cair.

Masak adonan di pan yang telah diolesi margarin, ukuran sesuai selera.

Hidangkan dengan Maple Syrup atau yg lainnya :)

NOTE:
Pagi ini anakku yg cowok mesem-mesem karena meja sarapan bernuansa PINK !!!
Rasa pancake tidak berubah, jadi anak-anak tidak perlu tau bagi yang susah makan sayur...that's the secret!

Kamis, 03 Desember 2009

SOP BUNTUT

Walaupun Idul Adha 1430H sudah lewat beberapa hari yang lalu, menu daging untuk hari ini sebetulnya ga ada hubungannya dengan perayaan Hari Raya Qurban lagi :)

Resep ini sangat simple, tidak ada yang perlu diuleg...kecuali jika di rumah tidak punya merica halus :D



BAHAN :
500 gr Buntut Sapi
1 liter Air
250 gr Wortel, potong tebal 1 cm.
2 batang Daun Bawang, potong 2 cm.
2 batang Daun Seledri, potong 2 cm.
6 butir Bawang Merah, iris tipis.
2 butir Bawang Putih, iris tipis.
1 batang Kayu Manis (sebesar jari kelingking)
2 biji Cengkeh
1/2 biji Pala
1 lembar Bunga Pala (skip kalo ga ada)
10 butir Merica
1/2 st Garam (sesuai selera)
1/4 st Merica Bubuk 

CARA :
Rebus buntut sampai mendidih, buang air rebusan pertama. Ganti air rebusan dan masukkan kayu manis, pala, bunga pala dan merica bulat, lalu rebus kembali sampai daging buntut empuk.

Jika daging sudah mulai terlepas dari tulang tambahkan air hingga lebih-kurang 1 liter, dan bubuhi garam dan merica bubuk, biarkan mendidih.

Masukkan potongan wortel, masak sampai wortel matang.

Goreng irisan bawang merah dan bawang putih hingga kecoklatan dan harum.

Masukkan bawang goreng, irisan daun bawang dan seledri kedalam sup, biarkan memdidih sebentar lalu angkat.

Dan hidangkan selagi panas.