Minggu, 26 Oktober 2008

KUE SINGKONG KEJU

Saat bulan-bulan berakhiran -ber datang hujan pun mulai sering mengguyur disore hari. Sambil minum teh atau kopi dan ditemani camilan hangat yang baru dipanggang adalah kenikmatan yang tiada duanya...

Resep kue ini adalah resep andalan ibuku, kalau ada antaran singkong dari saudara yang punya kebon singkong ataupun saat ibuku kebagian arisan di rumah.

Sedianya kue ini mau dibuat tadi pagi untuk acara Reuni Alumni teman-teman kuliah-ku, tapi ternyata aku salah baca SMS undangan yg menyebutkan hari Minggu (hari ini hari minggu) tapi ternyata hari Minggu bulan depan... Jadi karena singkong parut sudah ada...ya kubuat saja kue ini untuk dimakan sendiri...artinya aku memang harus mencoba dulu biar nanti pas acara aku sudah tau trik-trik membuatnya ;)



BAHAN :

1kg singkong yg sdh diparut

275 gr gula pasir

3 butir telur ayam

3 sdm margarin

3 sdm susu kental atau susu bubuk

300 cc santan dr 1 bh kelapa (kara biar gampang)

vanili

garam

keju parut

CARA :

Nyalakan oven 180 derajat.

Kocok telur dan 100 gr gula sampai kembang .

Campur singkong,sisa gula,vanili,garam,susu dan margarin.

Lalu masukkan telur yg sudah dikocok tadi, sambil diaduk masukkan santan dan aduk rata.

Olesi pyrex margarin, tuang adonan dan taburi keju parut .

Tutup dgn aluminium foil dan panggang 20menit, kemudian buka aluminium foilnya dan teruskan pemanggangan sampai kuning selama 30menit.

Selamat mencoba .


Tip:

Peras singkong parut terlebih dahulu dan tambahkan 2 sendok makan tepung kanji yg diseduh air mendidih, supaya singkong tidak turun didasar cetakan setelah matang.



Senin, 20 Oktober 2008

DONAT ENIN

Donat buatan ibuku selalu menjadi alasan suami dan anak-anakku untuk liburan ke Garut. Walaupun sudah bertahun-tahun catatan resepnya kudapat tapi baru kemarin sore aku buat di dapurku sendiri...

Hasilnya lumayan sukses, tapi tetap lebih bagus buatan ibuku "kenapa ya?...he3
(Mom, you should come to my kitchen and teach me again, please!)


Bahan :

Terigu 500 gr

Gula Pasir 50 gr

Telur 2 btr

Susu Cair 250 ml

Fermipan 1 st

Margarine 50 gr

Cara :

· Campur semua bahan, uleni sampai kalis dengan tangan atau gunakan mixer dengan putaran khusus untuk roti.

· Tutup wadah dengan kain dan diamkan selama ½ jam sampai adonan mengembang.

· Bagi menjadi 20 bulatan letakan beraturan, kemudian kembali kebulatan pertama dan dengan jari buat bentuk cincin. Diamkan kembali selama 10 menit.

· Goreng donat dengan api sedang dan berwarna kecoklatan.

·


Untuk penyajian taburi gula halus atau meises atau selai.


Sabtu, 13 September 2008

DDU = Daging Daur Ulang...ihhhh!

Apalagi ini ???
Ya ampun kenapa ada orang yang sanggup melakukan pendaur-ulangan ini!

indosiar.com, Jakarta - Daging sisa restoran maupun hotel di Jakarta ternyata dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengambil keuntungan tanpa memperhatikan unsur kesehatan. Daging-daging yang tidak layak dikonsumsi tersebut diolah kembali menjadi aneka makanan seperti bakso, rendang serta sop dan dijual ke pasar.

Olahan daging sisa untuk diolah dan dijual kembali ke tengah masyarakat ditemukan di wilayah Kapuk Cengkareng, Jakarta Utara. Dari tempat ini Dinas Peternakan dan Perikanan Pemprov Jakarta Barat bersama aparat kepolisian mengamankan seorang pelaku serta menyita puluhan kilogram daging sisa berbagai jenis yang tak layak dikonsumsi sebagai barang bukti. Daging yang diolah ditempat ini diperoleh dari tampungan sampah restoran dan hotel di Jakarta.

Seorang pelaku mengaku tergiur bisnis mengolah daging sisa ini karena besarnya keuntungan yang diperoleh dengan hanya mengeluarkan uang sejumlah 100 ribu rupiah, dirinya mampu menjual kembali daging sisa yang telah didaur ulang dengan cara dimasak kembali dan diberi zat pewarna dengan harga dua kali lipat lebih tinggi.

Sementara itu warga wilayah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Utara yang tinggal disekitar lokasi pengolahan mengaku sudah lama tahu praktek ilegal tersebut, tapi tidak pernah mengkonsumsinya.

Disinyalir penjualan daging bekas yang telah didaur ulang ini beredar disejumlah pasar tradisional.

~~~
Bukan hanya pelaku yang harus ditindak, tapi harus menjadi perhatian juga untuk pihak pengelola sampah. Baik pihak pembuang maupun pihak penampung...yang pasti harus ada standar pengelolaan yang benarlah !!!

Istilah "Jangan buang sampah sembarangan!" bukan cuma untuk puntung rokok dan bungkus permen saja !!!

(maaf hari ini aku sewot sekali !!!!!!!!!!!...)


Kamis, 11 September 2008

~ WALL- E ~ by: Kharis Riza

Wall-e is the last Robot on earth. His job is to protect the earth from Global Warming. One day he saw a plane fall from the sky. He and his friend cockroache, get to see the plane.
And then another Robot came out from the plane. It's a girl, her name is Eva. Eva's job is to find a living things. Like plants,animals.

Wall-e wanted to make friend with Eva. But, Eva is very sensitive. She shot Wall-e with her gun.But it miss. Wall-e was scared and ran away.


Wall-e still looks at Eva. He went to his home with Eva. In his home, he had a lot of things. One day, he found a plant. He took it and give the plant to Eva.
When Eva saw it, she take the plant into her stomach, and she suddenly freeze.

The next day, a plane fall from the sky. And took Eva. Wall-e wanted to come too. When the plane arrived on the city on the other space.
Eva want to give the plant to the captain. But the plant was gone. Another Robot took the plant when Eva was freeze.

Wall-e did take the plant back and the captain see it. The captain was surprised. And they came home to earth.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Anak lelaki-ku membuat tulisan tentang referensi film Wall-e yang kami tonton bersama, aku hanya copy-paste aja ke blog-ku.Dan photo2 aku cop-pas somewhere aku juga lupa, minta izin disini aja deh sama yg punya :)
Someday he's gonna smile to see this...Mummy always pround of you, dear !


Minggu, 07 September 2008

Puncak.. naik naik ke Puncak...

Sebelum tol Cipularang dibuat, Puncak merupakan kawasan padat setiap hari baik week day apalagi week end. Lama tidak kesana ternyata ngangenin juga Puncak. Pagi itu kami dengan bekal jaket, cupcake buatan sendiri dan teh hangat berangkat ke Puncak. Bekal kami makan di mobil takut masuk angin pagi-pagi ke tempat dingin.

Tujuan pertama Puncak Pass, duduk di warung sederhana memandang ke lereng gunung nan hijau kami pesan nasi goreng dan mie rebus...murah banget!
Sambil menikmati makanan kamipun menikmati dingin-nya angin dari jendela warung....brrrrr!

Kemudian kami berhenti di Rindu Alam, melihat pemandangan dan kembali berdingin-dingin ria dengan angin gunung...dulu perjalanan Bandung-Jakarta selalu Rindu Alam merupakan pemberhentian untuk istirahat makan kami...karena masih pagi restaurant belum buka lagipula perut kamipun masih kenyang ;)

Dari Rindu Alam kami turun ke kawasan Gunung Mas, anak-anakku senang jalan-jalan diantara pohon-pohon teh.
Aku dan suami juga puas dapat banyak objek untuk motret dan shooting video.

Setelah puas bermain di kebun teh, kami melanjutkan perjalanan ke kota Bogor. Kebun Raya tentunya tujuan utama, karena baru satu kali aku masuk kesana dan itupun 24tahun yang lalu...huihhh !

Kebun Raya tempat yang bagus untuk dikunjungi apalagi kalau kita bawa bekal piknik makan siang...pasti asik! Next time, we will do it ;)

Ada satu hal yang kurang nyaman disana, kebersihan sangat-sangat tidak diperhatikan baik oleh pihak Kebun Raya maupun pengunjung...sangat-sangat disayangkan ;(


Istana identik dengan King,Queen,Prince and Princess, maka sang Princess pun bergaya didepan camera dengan background kolam Lotus...klick!


Ditempat ini 24 tahun yang lalu aku berdiri mengagumi Tugu Lady Raffles yang konon merupakan titik tengah kota Bogor, anak-anakku pun berdiri ditempat yang sama sambil mengangguk-anggukkan kepala sewaktu aku terangkan tentang tugu ini...apakah mereka mengaguminya juga...ahhh entahlah! ( tapi dari ekspresinya jelas kelihatan TIDAK..hahaha )


Bukan dari Bogor namanya kalau pulang tidak bawa Asinan atau Talas. Aku beli beberapa bungkus untuk oleh-oleh dan tentunya untuk kami santap juga nanti di rumah.

Anak-anakku sudah bertanya-tanya kemana lagi kita minggu depan. Jangan ke Mal ya !!!

Notes :
Our video.



Jumat, 29 Agustus 2008

Cupcakes

Sebulan yang lalu aku dan keluarga jalan-jalan di sebuah Mal di Jakarta Pusat. Karin anak perempuanku tiba-tiba berhenti di sebuah boot yang menjual cupcakes. Bentuk dan warna-warnanya sangat menarik. Dia merengek minta dibelikan, selain dia sebenarnya akupun ingin juga mencobanya. Kami belilah 2 buah dengan hasil pilihan yang cukup lama karena semua kelihatan menarik.. mau dibeli semua busyet mahal sekali @Rp 15.000!

Dengan desain box packaging yang bagus Karin senang menenteng cupcakesnya, "Ade ga mau makan sekarang..sayang ah!",katanya.
Tapi di mobil dalam perjalanan pulang dia sudah tidak tahan, akhirnya kami nikmati juga 2 buah cupcakes itu.

Merasa tidak puas Karin ribut setiap hari minta dibuatkan cupcakes...Alamak macam mana pula ini! Aku belum pernah buat cupcakes walaupun punya cetakannya (yang kubeli dari acara diskon di supermarket he3..)

Aku buka-buka buku catatan ada resep cake dari ibuku dan kurasa bisa kupakai.
Adonan sedang di dalam oven dan sedang mengembang bagus, telpon mendering. "Lagi ngapain,win?" suara ibuku. Wah pas nih..aku mau sok pamer. "Buat cupcakes pakai resep cake mamah!" ...Suara ibuku kembali terdengar, "Oh..ditambahin ga terigunya 1 sendok makan, karena kalau ga nanti bagian tengahnya bakal turun!"

What!!! Nasi sudah jadi bubur..eh adonan sudah jadi kue!!!

Aku dan anakku duduk di depan oven menyaksikan kue yang mulai berwarna coklat dengan bagian tengahnya yang tadi membumbung mulai melempes,sambil menghibur diri ga pa pa deh tengahnya turun.. "Kan baru pertama kali bikin mah!" kata Karin,aku hanya tersenyum.

Ibuku sempat kasih resep praktis untuk hiasan atas cupcakes sebelum tutup telpon , hanya kocok margarin dan gula halus dengan perbandingan yang sama..Pesannya,"Kalau ga suka buang aja waktu makannya nanti!" (habis kalian ga punya bahan-bahan lainnya sih!!!).

Saat menghias dengan Icing Sugar ala kadar, kami berdua sibuk ingin buat bentuk ini dan itu. Karin mengeluarkan simpanan coklat dan permennya, untuk tambahan hiasan cupcakes-nya.
Kami berdua sangat puas dengan hasilnya, apalagi setelah suamiku dan anak lelakiku mencicipi dan memuji.. "Eunak Tenan!"

ps: Keesokan paginya cupcakes sisa kami bawa untuk bekal piknik ke puncak!

Rabu, 20 Agustus 2008

17-an....Merdeka !!!

Setiap tahun warga kompleks tempat tinggalku selalu merayakan Hari Kemerdekaan dengan mengadakan perlombaan-perlombaaan yang selalu dinantikan oleh anak-anak.
Anak-anakku tidak pernah mau diajak jalan-jalan setiap tanggal 17 Agustus, padahal tahun ini waktunya long week end, sepertinya mereka tidak mau ketinggalan acara perlombaan dan kumpul-kumpul dengan teman-teman mereka.


Anak perempuanku adalah makhluk lucu yang paling heboh, dia selalu ingin mengikuti semua perlombaan yang ada, lomba bawa kelereng, lomba makan kerupuk dll. Untung di kompleks tidak ada lomba panjat pinang...tidak kebayang kalau dia mau ikutan juga hahaha....
Tahun ini sepeda yang sudah dia hias dari 3 hari sebelumnya malu untuk dia goes karena ternyata anak perempuanku peserta yang paling besar diantara semua peserta, dengan muka sedih dia relakan sepeda hiasnya dibawakan oleh sepupunya, dari pada sia-sia hasil karyanya kalau tidak ikutan lomba ;)


Panasnya cuaca tidak pernah menyurutkan kegembiraan mereka, padahal perlombaan diadakan dari siang sampai sore hari. Sometime kalah menangpun tidak jadi masalah...tertawa ceria itulah yang mereka lakukan.


Sedangkan anak laki-lakiku agak pilih-pilih lomba yang mau dia ikuti, lomba makan kerupuk adalah favorit-nya dengan teori-teori baru seperti "Ulurkan lidah biar gampang untuk menggigit, lalu tarik krupuk dengan sekencang-kencangnya sampai melepehkan krupuk biar cepat habis dan tidak batuk" kata-nya. Tahun ini dia mendapat juara II...yeah, no problemo... lumayan dapat krupuk gratis...


Malam harinya, warga gathering di taman kompleks selain acara pembagian hadiah perlombaan dan berdoa bersama...acara makan-makan adalah acara seru yang ditunggu-tunggu. Sumbangan dana warga tahun ini lumayan banyak selain bisa untuk hadiah dan sewa tenda ternyata panitia bisa menyediakan kambing guling dan sate ayam yang lumayan banyak. Sudah menjadi tradisi tahunan para ibu akan membawa makanan untuk dinikmati bersama-sama. Tahun ini dan seperti tahun-tahun sebelumnya menjadi tradisiku juga membuat..."Caserole Roti" lapisan putih roti dan lapisan merah saos tomat melambangkan bendera merah putih kita...MERDEKA!


PS: Resep Caserole Roti
Bahan :
Roti Tawar 12 lembar

Telur 3 butir
Susu 75 cc
Keju parut
Garam

Saos :
Bawang Bombay 1 buah

Tomat 3 buah
Pasta tomat 2 sm
Minyak makan 2 sm
Garam,Merica, Origano secukupnya

  • Tumis bawang bombay, masukan tomat,pasta tomat,garam,merica. Beri sedikit air, masak sampai agak kental, tambahkan origano.
  • Kocok telur, susu dan garam.
  • Celup roti diadonan telur, susun di pirex yang telah dioles margarin, olesi saos tomat , dan ulangi lagi sampai menjadi 3 lapis, terakhir taburi keju parut.
  • Panggang 35 menit panas 180 derajat.