Selasa, 15 Februari 2011

Affogato Ice Cream for Valentine Day

Seperti yang sudah sudah aku sebenarnya tidak merayakan V-day.. tapi kemarin, ketika datang hari Valentine aku sangat menikmati suasana PINKY, ROSES dan ROMANTIC.. dibeberapa tempat terlihat beberapa pasangan merayakannya dengan candlelight dinner, menggenggam setangkai mawar dan ada  juga yang nekat pakai baju bernuansa pink (ha ha haa..)

Hanya untuk seru-seruan  saja, warung kopi-ku sore kemarin mengadakan the pinky day photo session.. dengan menu kopi istimewa Affogato Ice Cream.

Dalam bahasa Itali 'Affogato' artinya 'tenggelam'..mungkin es krim yang tenggelam oleh siraman kopi atau tenggelam karena enaknya..
Resep dessert ini mudah membuatnya, hanya perlu 1 scoop es krim Vanilla dituang dengan 1 shot Espresso (kopi kental).. kopi dituang sesaat akan dinikmati dan aku pun tenggelam dalam kenikmatan rasa creamy-nya ice cream dan strong-nya rasa kopi.

CHIFFON PANDAN

Weekend kemarin dari dapur ibu-ku di rumah beliau di kaki gunung Talaga Bodas Garut tercium aroma daun pandan. Dan dengan irama teratur dan cekatan ibu-ku memanggang beberapa loyang chiffon cake pandan untuk dibawa ke kelompok pengajian ibu-ibu dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.

Hobi masak ibu-ku tersalurkan setiap ada acara dilingkungan rumah beliau dan teman-teman pengajian beliau selalu senang ketika mendapat hantaran kue-kue lezat ibu-ku. Dan tidak mau ketinggalan akupun nebeng minta dibuatkan 2 loyang untuk aku bawa pulang ke Jakarta :)


Resep untuk 2 loyang dengan diameter 22cm.

Bahan :
I
10 butir  Putih Telur
200 gr  Gula Pasir
3/4    st   Cream of tar tar

II
150 gr  Gula Pasir
275 gr  Terigu
1    st   Baking Powder
1/2 st   Soda Kue

III
7 butir  Kuning Telur
150 cc  Minyak Sayur
185 cc  Santan+3 lembar Pandan+Pewarna Hijau jika suka.
           (Pasta Pandan juga bisa)

CARA :

Panaskan oven 180 derajat.

Kocok bagian I sampai kembang dan kaku.

Campur bagian II dan III, aduk rata sampai menjadi adonan yang licin.

Masukan adonan I, dalam 3 tahap sambil diaduk perlahan sampai rata.

Tuang ke dalam cetakan chiffon yang telah dialas kertas roti tanpa dioles margarin.

Panggang selama 60 menit, sampai kue terlihat agak padat dan permukaannya kering.

Keluarkan dari oven dan dinginkan kue dengan cara meletakkannya loyang terbalik pada leher botol.

Keluarkan kue dari loyang hati-hati, pergunakan bantuan pisau untuk melepas bagian yang melekat di loyang.

Note:
Untuk cara bisa juga dilihat di Chiffon Strawberry yang pernah aku buat.

Kamis, 10 Februari 2011

KOPITIAM

Kopitiam atau kopi tiam adalah kedai kopi dan sarapan tradisional di Malaysia dan Singapura. Di Indonesia, kopitiam terutama ada di kota Batam dan Medan. Istilah kopitiam berasal dari gabungan kata kopi (bahasa Melayu) dan kata tiam yang berarti kedai dalam bahasa Hokkien. Selain kopi, teh atau Milo, makanan yang disediakan adalah beraneka ragam sajian sederhana, seperti telur rebus, roti bakar dengan selai sarikaya. (sumber: Wikipedia).

Dan ternyata ada 2 jenis Kopitiam, "Kopitiam tradisional" dan "koptiam baru/modern". Di kopitiam modern menyediakan menu makan siang dan makan malam mungkin lebih tepat disebut restoran dari pada kedai kopi. Kopitiam modern ini muncul untuk bersaing dengan kedai kopi internasional seperti Starbucks dan Coffee Bean dengan sajian kopi lokal dan harga lebih murah.

Sebagai laporan empat mata (info yang sebenarnya tidak bisa dijadikan pegangan karena ini hanya menyangkut masalah selera ;)), di daerah tempat tinggal-ku terdapat 2 kopitiam yang aku pernah kunjungi. Dengan orderan yang sama yaitu kopi hitam dan kaya toast menurutku ada perbedaan rasa untuk kopi dan di roti bakar-nya.


QQ Kopitiam di Supermal Karawaci, rasa kopi Medan-nya pas untuk seleraku dan untuk kaya toast-nya tekstur roti lebih renyah tapi rasa selai kaya-nya agak kemanisan. Suasana kopitiam seperti restoran pada umumnya, ramai dan tidak tercium aroma kopi sama sekali :)).

Lau's Kopitiam-Benton Juction Karawaci, kopi-nya kurang pas untukku karena terasa pahit sekali ( apa karena cara barista-nya menyeduh kopi salah ya ?!? ), tapi aroma dan rasa kopinya juga too strong for me. Sedangkan roti bakarnya lebih tebal  empuk dan selai kaya-nya lezat. Mungkin aku akan order non kopi-nya saja next time, karena untuk suasana nongkrong (duduk-duduk santai) aku lebih suka disini.

Note : Sepertinya sudah menjadi trademark kopitiam, cangkir mereka bermotif sama walau tidak sama persis.

Selasa, 08 Februari 2011

Art Latte (Pincushion Quilt)

Kisah tragis sebuah cangkir, begitulah kalimat yang melintas dikepalaku pada saat cangkir yang baru kubeli di sebuah supermarket ini pecah dibagian gagang-nya..hiks! Baru juga dipakai 2 kali ngopi di warung kopi-ku, tapi nasib berkata lain.. kudu na mah di-ikhlas-keun sa ikhlas ikhlas na.. tapi didalam hati kecil tetap tidak rela kalau cangkir ini dibuang.
Akhirnya, dengan bantuan suami gagang cangkir berhasil disatukan kembali dengan lem, sementara itu aku menjahit potongan-potongan kain perca.. taadaaaa..jadilah pincushion dengan judul "Art Latte"
 
Warung kopi-ku dapat ide baru untuk menjadikan warung ini menjadi tempat untuk berkreasi kerajinan tangan tentunya sambil menyeruput secangkir kopi nan nikmat. Tapi proyek apa lagi ya yang akan aku buat yang ada hubungannya dengan kopi :)

Selasa, 01 Februari 2011

Buku Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia di Warung Kopi-ku.

Sore itu diluar agak mendung sepertinya malam akan diguyur hujan, udara dingin membuatku ingin menyeduh secangkir kopi, tapi kopi hitamku tidak punya teman yang manis-manis karena persediaan camilan sedang kosong!
...Tok tok tok, suara pintu depan diketok... wahh, ibu mertua mengantar semangkok Pallubutung (kolak pisang ala Makassar, yang biasanya disebut es pallubutung jika ditambahkan es dan sirop merah)... pucuk dicinta ulam tiba... ahhh nikmatnya!
Tidak berapa lama, terdengar lagi ketukkan di pintu depan, seorang kurir tersenyum dan bertanya: "Apa benar ini rumah ibu WW?.. ini ada paket dari Kompasindo, bu."
... Wowww, ini dia yang aku tunggu-tunggu buku karya Rosihan Anwar "Sejarah Kecil 'Petite Histoire' Indonesia Jilid 4"
Terus terang aku bukan orang yang suka baca buku sejarah, dulu saja waktu sekolah aku selalu mengantuk ketika giliran pelajaran sejarah...tapi untuk buku yang satu ini aku sempatkan melirik isi buku. Buku ini menceritakan kisah-kisah kecil yang ternyata mempunyai arti penting bagi bangsa Indonesia. 

Tapi sebenarnya buku ini sangat istimewa untukku karena cover design buku ini memakai hasil jepretan kamera-ku. Aku sungguh beruntung, ada orang baik yang meminta izin dan menawarkan imbalan untuk memakai karya foto-ku yang pernah aku posting di Flickr, sementara banyak karya teman-temanku yang dibajak orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk keuntungan mereka sendiri (boro-boro ngasih imbalan atau nyantumin nama photographer-nya, minta izin aja ngga..uhhh!).

Kembali ke Warung Kopi-ku, suapan manis-nya pisang kepok dalam Pallubutung diimbangi dengan seruputan pahit nan nikmat dari kopi hitam-ku, benar-benar terasa komplit dengan dekapan buku karya penulis besar Rosihan Anwar didada yang membuatku bangga dan bersemangat... Alhamdulillah!

Senin, 10 Januari 2011

Ngopi di Bali dan Kopi Bali

Warung Kopi-ku pindah ke Bali!!!... tapi bukan karena pindah warung lho, tapi karena liburan. 

Bekal kopi sengaja aku bawa dari Jakarta untuk nyantai-nyatai ngopi di penginapan. Sementara anak-anak berenang aku bisa ngobrol sambil ngopi dipinggir kolam begitu rencananya, walaupun pada akhirnya lebih banyak jalan-jalan dari pada diam di villa-nya... Bali nan indah terlalu sayang untuk tidak di explore. :)) 

Pagi itu karena ke-capek-an anak-anak tidur nyenyak sampai siang, dari pada bengong sendirian aku karyakanlah kamera dan peralatan dapur di villa untuk photo session di pinggir kolam renang dengan model secangkir kopi dan sepotong brownies jajanan anakku yang belum sempat dia makan. :))

Akhirnya kesampaian juga minum kopi Bali di Bali, walaupun minumnya tidak di warung kopi seperti rencanaku dari Jakarta yaitu "kudu hunting warung kopi di Bali", tapi karena rasa Black Coffee di restauran Bebek Bengil-Ubud mantab sekali terlebih lagi ditemani sepotong Cheese Cake yang lezat,  sangat terobatilah rasa penasaranku akan kopi Bali :))

Hari ini Warung Kopi-ku beroperasi kembali setelah aku unpack koper dan bersih-bersih rumah setelah 6 hari ditinggal. Dan menu kopi hari ini Kopi Bali cap Kupu-Kupu Bola Dunia dan Pia Legong, keduanya  oleh-oleh khas dari Bali. Kalau rasa kopinya menurutku hampir seperti kopi favoritku yang gambarnya kapal laut itu lho.. :D
Well, selamat tinggal  "Island of Love" julukan baru untuk pulau Dewata yang Julia Roberts berikan saat pembuatan film "Eat, Pray, Love".
... and now, welcome back to the real world, mama!  :))

Minggu, 09 Januari 2011

BALI 1 : Berburu Sunset

Mira Lesmana pernah berkata: "You should see and feel the magic hour!" ... "Apa sih mbak the magic hour?", tanyaku ketika itu. Kira-kira begini jawaban sang Produser  Film Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi: "Magic Hour dalam Cinematoghaphy (atau Golden Hour dalam Photography) adalah waktu 1 jam pada saat matahari terbit dan 1 jam pada saat matahari terbenam, pada saat perubahan waktu itu langit tampak berwarna kuning keemasan, tapi itupun tepatnya tidak berlangsung lama , hanya antara 20-30 menit sebelum matahari terbit dan setelah matahari terbenam". 

Saat refleksi warna emas matahari mengenai benda-benda semua terlihat indah... I think that's the magic hour means!

foto di lokasi shooting film Sang Pemimpi

Alhamdulillah, kebetulan awal tahun ini dapat rezeki liburan ke Bali ...dan karena selalu terngiang-ngiang kata-kata magic hour pada saat sunset.. hanya pada saat sunset lho karena ga mungkin ngerasain magic hour pada saat sunrise... (maklum keluarga kalong alias ga bisa bangun pagi!)... maka jadilah aku berburu si langit warna emas di sepanjang pantai barat pulau dewata ini.

Pantai Kuta
Mungkin untuk kebanyakan orang menikmati sunset di pantai ini sudah biasa. Alternatif lain kita bisa ke Discovery Shopping Mall, duduk di cafe menunggu sunset sambil minum kopi.
~~~

Pantai Dreamland
Terletak di daerah Jimbaran, pantainya tidak terlalu lebar. Sebenarnya suasana pantai lumayan bagus hanya jalan menuju pantai cukup melelahkan karena curam dan berbatuan dan sedikit kotor karena sampah dimana-mana, sepertinya belum dikelola dengan baik...
~~~
Pura Uluwatu
Pura yang berada di atas bukit batu karang di wilayah selatan pulau Bali yang menjorok ke samudra Indonesia, dan menurut pendapatku adalah tempat yang paling spektakuler untuk melihat sunset..



 The magic hour dapat kita nikmati sambil menyaksikan Tari Kecak yang berisi cerita drama tari Ramayana. Pertunjukkan dimulai jam 18.00 WITA dan harga tiket Rp 70.000,-/orang ... mungkin agak mahal tapi ga bakal rugi deh! :)

~~~

Tanah Lot
Pura yang berada diatas bongkahan batu ke tengah pantai. Ketika air pasang jalan menuju pura akan tertutup air laut. Terdapat 2 goa hampir saling berhadapan, goa Holly Spring (air suci) dan goa Holly Snake (ular suci menjaga pura)... sebelum menuju pura ada Art Market yang buka sampai matahari terbenam, sebaiknya jika ingin belanja oleh-oleh lakukanlah sebelum menikmati saat sunset di pantai batu sekitar pura, agar kita dapat melihat keindahan sunset dengan tenang :)


~~~
Note : 
Tentunya masih banyak lagi spot-spot indah di Bali untuk menikmati sunset, tapi sayang karena keterbatasan waktu dan cuaca jadi hanya 4 tempat yang  sempat aku datangi... mudah2an next time bisa ketempat lainnya, semoga! :))