Hidangan lebaran Idul Adha tahun ini sederhana dalam pengerjaan. Lontong pesan di tukang sate, bumbu kari gilingan si uni dibeli di pasar, ayam sudah dipotong-potong sama si abang yang jualan, santan Kara tinggal tuang, daun kari petik di pohon belakang rumah...what a simple life that I have! ;)
Minum teh Melati dan Roti Matcha dari Pan-Ya Bakery, untuk manis-manis setelah kepedasan makan lontong kari... Alhamdulillah nikmat-nya!Isi Blog
- DAPUR-KU (62)
- Warung Kopi-ku (25)
- ANAKKU BUAH HATIKU (22)
- CERITA-KU (13)
- JALAN-JALAN (12)
- LINGKUNGAN HIDUP (8)
- DAPUR KARIN (5)
- Video Keluarga (1)
Minggu, 06 November 2011
Minggu, 09 Oktober 2011
18 Tahun dan Tegukan Secangkir Kopi
Sore ini jalan-jalan sekitar Jl. Kemang Raya, mencari Cafe Soulybutter karena membaca liputan di detikFood. Cafe mungil ini berada disudut bangunan yang terlihat biasa saja dari luar (berada di depan KFC Kemang).
Ketika kita masuk akan disambut dengan deretan aneka cake di pantry kecil yang ditata menarik, jumlahnya tidak banyak tapi semuanya sangat menggoda. Setelah memilih cake Red velvet dan secangkir Black coffee, aku memilih duduk di kursi empuk dengan deretan bantal-bantal empuk. Suasana didalam sangat nyaman, sayang aku tidak memotret ruangan tapi aku klik kameraku ke atas meja mengarah ke cake Red velvet dan kopi pilihanku yang menanti untuk kucoba.
Hari ini adalah Ulang Tahun Perkawinan kami yang ke 18, aku dan suami tidak menyiapkan acara khusus, kami hanya jalan-jalan dengan anak-anak dan menikmati hari ini dengan penuh canda dengan mengingat kembali kejadian-kejadian lucu saat upacara pernikahan kami 18 tahun yang lalu sambil meneguk secangkir kopi hitam yang menurut kami berdua sangat nikmat :)
Happy 18th Anniversary, my love!.
Together we set it in a cozy little spot.
We cupped our hands around it.
With a warmth of our love.
It's a loving peace.
Rabu, 15 Juni 2011
"25TH ARS'86" dan Kopi-ku
Beberapa waktu yang lalu aku dan suami menghadiri acara Pameran Arsitektur Universitas Pancasila 2011. Aku dan suami sama-sama alumni di universitas yg sama.
Ketemu teman-teman dan bernostalgia di kampus membawaku kembali ke 25 tahun yang lalu.. Oh, we were so young back then :)
Dulu, kegiatan nongkrong bareng adalah acara favorite bagi hampir semua mahasiswa Arsitektur angkatanku, disudut manapun menjadi sudut tongkrongan yang meng-asik-an. Walau kelas tanpa AC tidak pernah menjadi masalah alias asik-asik aja! Sekarang kampusku memiliki satu kelas yang menurutku keren banget karena fasilitas dan kebersihannya TOP! .. Ahh, mudah-mudahan Universitas Pancasila semakin maju sehingga makin banyak punya kelas yang keren :))
The Gemblungers itulah nama yang dikukuhkan untuk para Ars'86, angkatan yang paling ngocol dan kompak (menurut pendapat kami lho..he3). Kesukaan the Gemblungers kalau ngumpul adalah makan gemblong dan lucunya tukang gemblong dari Ciawi diboyong ke kampus (bukti tingkat ke-gemblung-an kami sangat tinggi..ha3)
Seorang sahabat karibku dari jamannya kuliah dulu adalah nona manis dari Ambon. Kami jarang sekali bertemu semenjak kami menyelesaikan kuliah. Tapi dia ingat aku paling doyan dengan Kue Bagea Kenari dari Ambon, dan dia membawakan kue yg dibuat dari sagu dan kenari ini khusus untukku. Maka jadilah sore ini kopi hitamku yang kuseduh di mug kenang-kenangan (25th persahabatan angkatanku) mendapat teman yang cocok ... yum! :P
Senin, 02 Mei 2011
Teman dan Kopi-ku
Punya teman baik tentu sangat menyenangkan. Dan aku sangat bersyukur karena aku memiliki begitu banyak teman baik.. jarang bertemu tapi silaturahmi tidak terputus walau hanya lewat dunia maya (thanks to Mark Zuckerberg).
Dan lewat kesukaanku mencicipi rasa berbagai macam kopi dan sering mem-posting foto untuk setiap cangkir kopi yang aku seruput membuat beberapa orang teman baikku sering mengirimi kopi-kopi yang mereka minum di tempat mereka tinggal bahkan bersedia berbagi oleh-oleh ketika mereka menemukan kopi di kota-kota yang mereka kunjungi.. Thank you so much my dear friends!
Seperti Kopi Arabica Gayo - Ladang Coffee ini adalah kiriman sahabat suamiku dari jaman SMA dulu yang sekarang menjadi teman baikku juga :).
Setelah mencoba rasa kopi ini, menurutku masuk katagori Strong (mantab) dan aromanya seperti ada rasa kayu, aku merasa seperti berada di hutan menikmati teduhnya pepohonan, tanah yang basah dan daun-daun kering menutupi tanah.. kopi ini berhasil membawaku kembali ke masa kecilku yang sering bermain di hutan di dekat rumahku... Nia, thank you for bringing back my sweet memory through your coffee!
Dari ujung Indonesia bagian barat sahabat baikku mengirimiku paket kopi.. dan kopi ini adalah kiriman kesekian kalinya, dan kali ini kopi yang berbeda dari yang kiriman sebelumnya (Kopi Ulee Kareng). Dan ketika aku menyeruput kopi kiriman temanku ini, baik kopi ulee kareng maupun kopi Indaco tiba-tiba ruangan disekelilingku berubah setting-an. Aku seakan-akan sedang duduk disebuah warung kopi tradisional dengan aroma asap arang dari tungku yang sedang memasak air dan terdengar obrolan ala warkop seperti musik bertempo sedang.. daya khayalku (yang sudah terkenal dikalangan keluarga) membuatku benar-benar menikmati mimpi melanglang buana ketempat yang aku inginkan ,LOL ... Nuhun kang Yudi, for the best coffee that you sent me!
"Mama Wien I sent you some coffee, enjoy them ok!" ... begitu tutur manja keponakanku (Tami) via Skype. Sebelumnya aku pernah mencoba Iced Coffee keluaran Starbucks ini ketika iparku (Heather) memberi oleh-oleh ketika dia berkunjung ke rumahku. Es kopi ini membuat pikiran plong terasa segar, apalagi ketika cuaca diluar panas dan pikiran sedang suntuk.. atau mungkin ketika sedang terjebak macetnya kota Jakarta yang semakin parah.. kopi ini berhasil meringankan semuanya.. percaya kah anda ?? (kayak iklan ya..hahahaaa)
Oleh-oleh istimewa dari teman hidup a.k.a suami tercinta Godiva Coffee, memang bukan emas permata tapi melebihi semuanya.. dengan selalu mengingat diriku dan kesukaan ngopi-ku, berarti dia selalu membawa serta diriku kemanapun dia pergi, bukan raga tapi jiwa dan mimpi-ku for traveling around the world!...
Sabtu, 26 Maret 2011
Ngopi di Singapura
Sebelum berangkat ke Singapura aku googling "the best coffee shop in Singapore", sederet nama kafe-pun keluar, tapi setelah berada disana daftar itu tidak terpakai, karena aku lebih sering langsung mampir saja di gerai-gerai kopi yang kebetulan aku lewati :)
Sarapan pagi di Toast Box dengan pilihan set menu secangkir kopi, sepotong roti dan 2butir telur 1/2 matang.. membuat mata "kinclong" alias segar dan siap untuk melihat-lihat display di shopping mall sepanjang Orchard Road.. "Window shopping aja nih mah!",kata anak gadisku yang baru saja merayakan usia teenager-nya (13 tahun) beberapa hari yang lalu :D
Berburu "The best Bagel in Town" adalah salah satu hobi-ku yang lain. Seorang keponakan memberi info kalau bagel di National Geographic Store di Vivo City "the best lah!". Dalam rangka membuktikan kebenaran info tersebut jadilah sepanjang sore itu kami habiskan waktu di mall besar dengan view kearah pulau Sentosa. Dan ternyata tumbs up tuk bagel dan cream cheese-nya dan juga untuk suasana kafe di dalam toko NG ini asik sekali. Duduk dikursi kayu dengan bacaan majalah NG dan dikelilingi foto-foto karya photographer NG yang dahsyat membuat kami betah duduk berlama-lama sambil menikmati setiap seruputan dari secangkir Latte untukku dan Cappuccino untuk suamiku.
After dinner coffee, agak berat sebenarnya tapi berhubung menemani si gadis remaja yang sedang menikmati dessert-nya di Nectarie le'Dessert Patisserie - Clarke Quay, aku pun meng-order secangkir Americano yang menurut pendapatku rasa kopi-nya so so lah.. tapi aneka kue-nya yummy!
Belum lengkap rasanya kalau ke berkunjung ke negara singa ini jika tidak mampir di IKEA, dan ternyata kopi di gerai snack-nya lumayan lezato, aroma dan rasa kopinya not bad.
Menanti waktu boarding dengan meneguk secangkir kopi di Spinelli-Changi sepertinya sudah menjadi ritual penutup perjalananku di Singapura :))
Aku bukan penggemar paper cup kecuali karena terpaksa untuk take away order, atau kadang aku juga lupa minta disajikan di cangkir kaca, tapi yaah.. apa boleh buat kalau gerai kopi hanya menyediakan gelas-gelas kertas :(
Rabu, 16 Februari 2011
ROTI SOBEK KEJU
Menurutku Roti Sobek Isi dibuat untuk tujuan kepraktisan karena kita ga perlu repot-repot cari pisau untuk memotong dan mengoles isiannya seperti mentega, selai, keju dll. Terlebih lagi jika dibawa untuk bekal anak-anak sekolah dan bekal perjalanan atau untuk piknik paling cocok deh!.
BAHAN :
1 kg Terigu (Cakra)
100 gr Gula Pasir (50gr jika ingin roti agak tawar)
1 bungkus Instant Gist
1/2 st Garam
3 butir Telur
100 gr Butter/Margarin
1/3 kaleng Susu Kental Manis
500 ml Air
1 kotak Keju, diparut. (atau isi aneka selai)
CARA :
Campur semua bahan dan uleni atau gunakan mixer dengan putaran khusus roti, sampai adonan kalis (tidak lengket lagi).
Diamkan lebih kurang 45 menit atau sampai adonan membesar 2x nya.
Kempiskan, bagi 80 bagian dan bentuk bulat dan isi dengan keju parut, susun diatas loyang. Diamkan 30 menit.
Bakar dalam oven selama 20-25 menit dengan panas 180 derajat.
Keluarkan dari oven dan langsung baluri permukaan roti dengan margarin.
Source : Ibu-ku :)
'Warkop-ku' goes to Garut
Ketika liburan ke rumah orang tua-ku, ibu dan bapakku selalu memanjakan kami dengan kenyamanan-kenyamanan sederhana dirumah mereka, sehingga kami bisa tidak keluar dari rumah selama 2-3 hari kunjungan kami disana, kalaupun keluar rumah hanya sampai teras depan saja.. ha ha ha.
Anak-anakku paling senang karena boleh tidur sampai siang hari dan kami sekeluarga senang karena makanan favorite kami selalu dibuatkan khusus oleh ibu-ku. Dan ibu-ku pun sudah hafal akan kesukaan kami masing-masing, seperti suamiku yang suka donat, anak-anak suka roti isi keju, dan aku suka cake.
Udara dingin kota Garut membuatku menyeruput kopi-ku dengan sangat nikmat apalagi ditemani beraneka ragam kue-kue favorite buatan ibuku.
Sarapan seupan waluh (aneka labu kukus), menu sarapan sehat ala Kampung Wanaraja-Garut. Hantaran tetangga yang sedang gotong royong membersihkan tempat pengajian ibu-ibu.
Langganan:
Postingan (Atom)

































