Senin, 15 Desember 2008

Family Tree

Kemarin kami kedatangan tamu dari pihak suamiku yang berjumlah 6 orang yang berusia antara 50-78 tahun...orang-orang tua yang penuh semangat (agak membuat diriku malu yang kadang suka dilanda penyakit kurang semangat ha3). 5 orang tua ini baru pertama kalinya menginjakkan kaki di ibukota Jakarta dan 1 orang lagi sudah pernah tetapi itupun 30 tahun yang lalu saat jalan tol belum ada.

Mereka merasa bagaikan mendapat durian runtuh (kata mereka) ketika diajak ke Jakarta, mereka yang tinggal di daerah terpencil di Sulawesi yang karena jauh jaraknya sekitar 6 jam perjalanan dan juga mungkin karena faktor ekonomi membuat mereka jarang pergi ke ibukota provinsi , tiba-tiba diajak ke ibukota negara...ucapan syukur tidak pernah putus diucapkan disetiap cerita-cerita polos mereka.
Walaupun hanya sempat menginap di rumahku 1 malam saja tapi banyak cerita yang kudapat dari para sepuh ini, terutama keterkaitan mereka dengan suamiku dan anak-anakku tentunya. Mereka bercerita tentang kehebatan kekeluargaan di kampung mereka, bagaimana nenek-nenek mereka menjaga kampung halaman yang damai sampai sekarang dan aku telah melihat sendiri kebenaran ucapan mereka waktu menghadiri acara reuni akbar keluarga besar yang digelar disana.

Kakek mereka adalah seorang pemimpin besar yang memiliki anak cucu banyak sekali dari 4 orang istri yang hidup rukun berdampingan bertetanggaan di satu kampung, yang sangat-sangat tidak mungkin dilakukan oleh para pemimpin sekarang..ahh jadi ngelantur :)
Dulu sewaktu kami masih pacaran, suamiku pernah cerita setiap mereka liburan ke kampung, mereka tidak bisa menolak harus mendatangi ke rumah 4 nenek-nenek mereka dan harus makan disetiap rumah panggung yang mereka datangi.
Hingga kini turunan mereka (termasuk suamiku) hidup menyebar di seluruh belahan bumi ini, dan mereka tetap merasakan ikatan kekeluargaan itu.


Lain dengan keluarga dari pihakku yang tidak terlalu banyak jumlahnya sehingga aku masih dapat mengingatnya dan masih bisa menceritakannya untuk anak-anakku mulai dari generasi mbah buyutku :)
Aku berencana akan menanyakan data keluarga besar suamiku, dan ingin menyusulkan untuk dibuat dalam bentuk
family tree dan mungkin bisa lebih canggih lagi dibuatkan website keluarga, agar kami mudah menerangkan kepada anak-anak karena keluarga suamiku sangat-sangat keluarga besar yang anggotanya sangat-sangat banyak, sehingga sangat-sangat susah untuk mengingatnya di kepalaku yang kadang mengalami short memory lost alias mulai pikun...ha3 :)

Semoga generasi kami tetap dapat menjaga silaturahmi sehingga ikatan kekeluargaan tetap terjaga dan bisa diturunkan ke anak-anakku...agar mereka mengetahui akar turunan mereka dan mengenal generasi-generasi sebelum mereka dan anak-anakku harus bangga menjadi bagian dari itu.


Minggu, 26 Oktober 2008

KUE SINGKONG KEJU

Saat bulan-bulan berakhiran -ber datang hujan pun mulai sering mengguyur disore hari. Sambil minum teh atau kopi dan ditemani camilan hangat yang baru dipanggang adalah kenikmatan yang tiada duanya...

Resep kue ini adalah resep andalan ibuku, kalau ada antaran singkong dari saudara yang punya kebon singkong ataupun saat ibuku kebagian arisan di rumah.

Sedianya kue ini mau dibuat tadi pagi untuk acara Reuni Alumni teman-teman kuliah-ku, tapi ternyata aku salah baca SMS undangan yg menyebutkan hari Minggu (hari ini hari minggu) tapi ternyata hari Minggu bulan depan... Jadi karena singkong parut sudah ada...ya kubuat saja kue ini untuk dimakan sendiri...artinya aku memang harus mencoba dulu biar nanti pas acara aku sudah tau trik-trik membuatnya ;)



BAHAN :

1kg singkong yg sdh diparut

275 gr gula pasir

3 butir telur ayam

3 sdm margarin

3 sdm susu kental atau susu bubuk

300 cc santan dr 1 bh kelapa (kara biar gampang)

vanili

garam

keju parut

CARA :

Nyalakan oven 180 derajat.

Kocok telur dan 100 gr gula sampai kembang .

Campur singkong,sisa gula,vanili,garam,susu dan margarin.

Lalu masukkan telur yg sudah dikocok tadi, sambil diaduk masukkan santan dan aduk rata.

Olesi pyrex margarin, tuang adonan dan taburi keju parut .

Tutup dgn aluminium foil dan panggang 20menit, kemudian buka aluminium foilnya dan teruskan pemanggangan sampai kuning selama 30menit.

Selamat mencoba .


Tip:

Peras singkong parut terlebih dahulu dan tambahkan 2 sendok makan tepung kanji yg diseduh air mendidih, supaya singkong tidak turun didasar cetakan setelah matang.



Senin, 20 Oktober 2008

DONAT ENIN

Donat buatan ibuku selalu menjadi alasan suami dan anak-anakku untuk liburan ke Garut. Walaupun sudah bertahun-tahun catatan resepnya kudapat tapi baru kemarin sore aku buat di dapurku sendiri...

Hasilnya lumayan sukses, tapi tetap lebih bagus buatan ibuku "kenapa ya?...he3
(Mom, you should come to my kitchen and teach me again, please!)


Bahan :

Terigu 500 gr

Gula Pasir 50 gr

Telur 2 btr

Susu Cair 250 ml

Fermipan 1 st

Margarine 50 gr

Cara :

· Campur semua bahan, uleni sampai kalis dengan tangan atau gunakan mixer dengan putaran khusus untuk roti.

· Tutup wadah dengan kain dan diamkan selama ½ jam sampai adonan mengembang.

· Bagi menjadi 20 bulatan letakan beraturan, kemudian kembali kebulatan pertama dan dengan jari buat bentuk cincin. Diamkan kembali selama 10 menit.

· Goreng donat dengan api sedang dan berwarna kecoklatan.

·


Untuk penyajian taburi gula halus atau meises atau selai.


Sabtu, 13 September 2008

DDU = Daging Daur Ulang...ihhhh!

Apalagi ini ???
Ya ampun kenapa ada orang yang sanggup melakukan pendaur-ulangan ini!

indosiar.com, Jakarta - Daging sisa restoran maupun hotel di Jakarta ternyata dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengambil keuntungan tanpa memperhatikan unsur kesehatan. Daging-daging yang tidak layak dikonsumsi tersebut diolah kembali menjadi aneka makanan seperti bakso, rendang serta sop dan dijual ke pasar.

Olahan daging sisa untuk diolah dan dijual kembali ke tengah masyarakat ditemukan di wilayah Kapuk Cengkareng, Jakarta Utara. Dari tempat ini Dinas Peternakan dan Perikanan Pemprov Jakarta Barat bersama aparat kepolisian mengamankan seorang pelaku serta menyita puluhan kilogram daging sisa berbagai jenis yang tak layak dikonsumsi sebagai barang bukti. Daging yang diolah ditempat ini diperoleh dari tampungan sampah restoran dan hotel di Jakarta.

Seorang pelaku mengaku tergiur bisnis mengolah daging sisa ini karena besarnya keuntungan yang diperoleh dengan hanya mengeluarkan uang sejumlah 100 ribu rupiah, dirinya mampu menjual kembali daging sisa yang telah didaur ulang dengan cara dimasak kembali dan diberi zat pewarna dengan harga dua kali lipat lebih tinggi.

Sementara itu warga wilayah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Utara yang tinggal disekitar lokasi pengolahan mengaku sudah lama tahu praktek ilegal tersebut, tapi tidak pernah mengkonsumsinya.

Disinyalir penjualan daging bekas yang telah didaur ulang ini beredar disejumlah pasar tradisional.

~~~
Bukan hanya pelaku yang harus ditindak, tapi harus menjadi perhatian juga untuk pihak pengelola sampah. Baik pihak pembuang maupun pihak penampung...yang pasti harus ada standar pengelolaan yang benarlah !!!

Istilah "Jangan buang sampah sembarangan!" bukan cuma untuk puntung rokok dan bungkus permen saja !!!

(maaf hari ini aku sewot sekali !!!!!!!!!!!...)


Kamis, 11 September 2008

~ WALL- E ~ by: Kharis Riza

Wall-e is the last Robot on earth. His job is to protect the earth from Global Warming. One day he saw a plane fall from the sky. He and his friend cockroache, get to see the plane.
And then another Robot came out from the plane. It's a girl, her name is Eva. Eva's job is to find a living things. Like plants,animals.

Wall-e wanted to make friend with Eva. But, Eva is very sensitive. She shot Wall-e with her gun.But it miss. Wall-e was scared and ran away.


Wall-e still looks at Eva. He went to his home with Eva. In his home, he had a lot of things. One day, he found a plant. He took it and give the plant to Eva.
When Eva saw it, she take the plant into her stomach, and she suddenly freeze.

The next day, a plane fall from the sky. And took Eva. Wall-e wanted to come too. When the plane arrived on the city on the other space.
Eva want to give the plant to the captain. But the plant was gone. Another Robot took the plant when Eva was freeze.

Wall-e did take the plant back and the captain see it. The captain was surprised. And they came home to earth.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Anak lelaki-ku membuat tulisan tentang referensi film Wall-e yang kami tonton bersama, aku hanya copy-paste aja ke blog-ku.Dan photo2 aku cop-pas somewhere aku juga lupa, minta izin disini aja deh sama yg punya :)
Someday he's gonna smile to see this...Mummy always pround of you, dear !


Minggu, 07 September 2008

Puncak.. naik naik ke Puncak...

Sebelum tol Cipularang dibuat, Puncak merupakan kawasan padat setiap hari baik week day apalagi week end. Lama tidak kesana ternyata ngangenin juga Puncak. Pagi itu kami dengan bekal jaket, cupcake buatan sendiri dan teh hangat berangkat ke Puncak. Bekal kami makan di mobil takut masuk angin pagi-pagi ke tempat dingin.

Tujuan pertama Puncak Pass, duduk di warung sederhana memandang ke lereng gunung nan hijau kami pesan nasi goreng dan mie rebus...murah banget!
Sambil menikmati makanan kamipun menikmati dingin-nya angin dari jendela warung....brrrrr!

Kemudian kami berhenti di Rindu Alam, melihat pemandangan dan kembali berdingin-dingin ria dengan angin gunung...dulu perjalanan Bandung-Jakarta selalu Rindu Alam merupakan pemberhentian untuk istirahat makan kami...karena masih pagi restaurant belum buka lagipula perut kamipun masih kenyang ;)

Dari Rindu Alam kami turun ke kawasan Gunung Mas, anak-anakku senang jalan-jalan diantara pohon-pohon teh.
Aku dan suami juga puas dapat banyak objek untuk motret dan shooting video.

Setelah puas bermain di kebun teh, kami melanjutkan perjalanan ke kota Bogor. Kebun Raya tentunya tujuan utama, karena baru satu kali aku masuk kesana dan itupun 24tahun yang lalu...huihhh !

Kebun Raya tempat yang bagus untuk dikunjungi apalagi kalau kita bawa bekal piknik makan siang...pasti asik! Next time, we will do it ;)

Ada satu hal yang kurang nyaman disana, kebersihan sangat-sangat tidak diperhatikan baik oleh pihak Kebun Raya maupun pengunjung...sangat-sangat disayangkan ;(


Istana identik dengan King,Queen,Prince and Princess, maka sang Princess pun bergaya didepan camera dengan background kolam Lotus...klick!


Ditempat ini 24 tahun yang lalu aku berdiri mengagumi Tugu Lady Raffles yang konon merupakan titik tengah kota Bogor, anak-anakku pun berdiri ditempat yang sama sambil mengangguk-anggukkan kepala sewaktu aku terangkan tentang tugu ini...apakah mereka mengaguminya juga...ahhh entahlah! ( tapi dari ekspresinya jelas kelihatan TIDAK..hahaha )


Bukan dari Bogor namanya kalau pulang tidak bawa Asinan atau Talas. Aku beli beberapa bungkus untuk oleh-oleh dan tentunya untuk kami santap juga nanti di rumah.

Anak-anakku sudah bertanya-tanya kemana lagi kita minggu depan. Jangan ke Mal ya !!!

Notes :
Our video.



Jumat, 29 Agustus 2008

Cupcakes

Sebulan yang lalu aku dan keluarga jalan-jalan di sebuah Mal di Jakarta Pusat. Karin anak perempuanku tiba-tiba berhenti di sebuah boot yang menjual cupcakes. Bentuk dan warna-warnanya sangat menarik. Dia merengek minta dibelikan, selain dia sebenarnya akupun ingin juga mencobanya. Kami belilah 2 buah dengan hasil pilihan yang cukup lama karena semua kelihatan menarik.. mau dibeli semua busyet mahal sekali @Rp 15.000!

Dengan desain box packaging yang bagus Karin senang menenteng cupcakesnya, "Ade ga mau makan sekarang..sayang ah!",katanya.
Tapi di mobil dalam perjalanan pulang dia sudah tidak tahan, akhirnya kami nikmati juga 2 buah cupcakes itu.

Merasa tidak puas Karin ribut setiap hari minta dibuatkan cupcakes...Alamak macam mana pula ini! Aku belum pernah buat cupcakes walaupun punya cetakannya (yang kubeli dari acara diskon di supermarket he3..)

Aku buka-buka buku catatan ada resep cake dari ibuku dan kurasa bisa kupakai.
Adonan sedang di dalam oven dan sedang mengembang bagus, telpon mendering. "Lagi ngapain,win?" suara ibuku. Wah pas nih..aku mau sok pamer. "Buat cupcakes pakai resep cake mamah!" ...Suara ibuku kembali terdengar, "Oh..ditambahin ga terigunya 1 sendok makan, karena kalau ga nanti bagian tengahnya bakal turun!"

What!!! Nasi sudah jadi bubur..eh adonan sudah jadi kue!!!

Aku dan anakku duduk di depan oven menyaksikan kue yang mulai berwarna coklat dengan bagian tengahnya yang tadi membumbung mulai melempes,sambil menghibur diri ga pa pa deh tengahnya turun.. "Kan baru pertama kali bikin mah!" kata Karin,aku hanya tersenyum.

Ibuku sempat kasih resep praktis untuk hiasan atas cupcakes sebelum tutup telpon , hanya kocok margarin dan gula halus dengan perbandingan yang sama..Pesannya,"Kalau ga suka buang aja waktu makannya nanti!" (habis kalian ga punya bahan-bahan lainnya sih!!!).

Saat menghias dengan Icing Sugar ala kadar, kami berdua sibuk ingin buat bentuk ini dan itu. Karin mengeluarkan simpanan coklat dan permennya, untuk tambahan hiasan cupcakes-nya.
Kami berdua sangat puas dengan hasilnya, apalagi setelah suamiku dan anak lelakiku mencicipi dan memuji.. "Eunak Tenan!"

ps: Keesokan paginya cupcakes sisa kami bawa untuk bekal piknik ke puncak!

Rabu, 20 Agustus 2008

17-an....Merdeka !!!

Setiap tahun warga kompleks tempat tinggalku selalu merayakan Hari Kemerdekaan dengan mengadakan perlombaan-perlombaaan yang selalu dinantikan oleh anak-anak.
Anak-anakku tidak pernah mau diajak jalan-jalan setiap tanggal 17 Agustus, padahal tahun ini waktunya long week end, sepertinya mereka tidak mau ketinggalan acara perlombaan dan kumpul-kumpul dengan teman-teman mereka.


Anak perempuanku adalah makhluk lucu yang paling heboh, dia selalu ingin mengikuti semua perlombaan yang ada, lomba bawa kelereng, lomba makan kerupuk dll. Untung di kompleks tidak ada lomba panjat pinang...tidak kebayang kalau dia mau ikutan juga hahaha....
Tahun ini sepeda yang sudah dia hias dari 3 hari sebelumnya malu untuk dia goes karena ternyata anak perempuanku peserta yang paling besar diantara semua peserta, dengan muka sedih dia relakan sepeda hiasnya dibawakan oleh sepupunya, dari pada sia-sia hasil karyanya kalau tidak ikutan lomba ;)


Panasnya cuaca tidak pernah menyurutkan kegembiraan mereka, padahal perlombaan diadakan dari siang sampai sore hari. Sometime kalah menangpun tidak jadi masalah...tertawa ceria itulah yang mereka lakukan.


Sedangkan anak laki-lakiku agak pilih-pilih lomba yang mau dia ikuti, lomba makan kerupuk adalah favorit-nya dengan teori-teori baru seperti "Ulurkan lidah biar gampang untuk menggigit, lalu tarik krupuk dengan sekencang-kencangnya sampai melepehkan krupuk biar cepat habis dan tidak batuk" kata-nya. Tahun ini dia mendapat juara II...yeah, no problemo... lumayan dapat krupuk gratis...


Malam harinya, warga gathering di taman kompleks selain acara pembagian hadiah perlombaan dan berdoa bersama...acara makan-makan adalah acara seru yang ditunggu-tunggu. Sumbangan dana warga tahun ini lumayan banyak selain bisa untuk hadiah dan sewa tenda ternyata panitia bisa menyediakan kambing guling dan sate ayam yang lumayan banyak. Sudah menjadi tradisi tahunan para ibu akan membawa makanan untuk dinikmati bersama-sama. Tahun ini dan seperti tahun-tahun sebelumnya menjadi tradisiku juga membuat..."Caserole Roti" lapisan putih roti dan lapisan merah saos tomat melambangkan bendera merah putih kita...MERDEKA!


PS: Resep Caserole Roti
Bahan :
Roti Tawar 12 lembar

Telur 3 butir
Susu 75 cc
Keju parut
Garam

Saos :
Bawang Bombay 1 buah

Tomat 3 buah
Pasta tomat 2 sm
Minyak makan 2 sm
Garam,Merica, Origano secukupnya

  • Tumis bawang bombay, masukan tomat,pasta tomat,garam,merica. Beri sedikit air, masak sampai agak kental, tambahkan origano.
  • Kocok telur, susu dan garam.
  • Celup roti diadonan telur, susun di pirex yang telah dioles margarin, olesi saos tomat , dan ulangi lagi sampai menjadi 3 lapis, terakhir taburi keju parut.
  • Panggang 35 menit panas 180 derajat.

Jumat, 08 Agustus 2008

What They Want to Be.

Kemarin si bungsu-ku minta diajari menjahit pakai mesin jahit. Aku jadi ingat waktu kecil kira-kira kelas 5 pun aku mulai coba-coba mesin jahit kuno ibu-ku yang digoes, aku sering membuat jarum-nya patah karena mesinnya sering salah mutar, jalannya kebelakang..hahaha


Hanya sekali diberitahu si bungsu-ku langsung bisa, dan langsung berkreasi membuat sarung handphone-nya. Koleksi kain Quilting-ku pun jadi sasarannya, karena si bungsu-ku tidak puas hanya membuat satu buah sarung...belum lagi ada yang salah gunting, salah ukuran bahkan salah jahit. Tapi demi kreativitas anak, akupun membiarkannya. Siapa tahu kelak si bungsu-ku bakal jadi designer terkenal, Amin.

Aku jadi ingat 2 hari yang lalu, aku mengunjungi teman-temanku di kantor tempatku bekerja dulu. Bernostalgia "makan siang" di kantin kantor dengan teman-temanku mengasikkan juga. Sewaktu kembali ke kantor di lantai 12, di dalam lift ada bapak-bapak asik berbicara, rada keras juga sih tapi tidak mengganggu karena pembicaraannya menarik juga untuk didengar. "Yah,menurut saya kalo anak punya bakat...biarin aja, jaman sekarang mah jadi penyanyi lebih bagus penghasilannya daripada kerja kantoran!" katanya. "Wah..saya setuju itu bidang entertaiment lebih bagus!", bapak yang berkemeja kotak-kotak dengan dasi biru ikut angkat bicara. Temannya yang dua orang lagi hanya mengangguk-anggukkan kepala mereka tanda setuju.
Kemudian bapak yang berbicara pertama kali tadi yang kelihatan lebih tua diantara mereka, mengatakan:"Nanti kalo anak saya mau memilih bidang yang dia sukai saya akan biarkan saja, saya akan dukung dia, kalo pun dia pilih tidak mau kuliah yah..biarkan saja".
Tidak mau kalah salahsatu dari bapak yang mengangguk-angguk tadi mengatakan:"Kalau anak kuliah itu kan butuh biaya, selesai kuliah harus cari kerja dulu untuk cari uang. Anak yang tidak mau kuliah tapi mau kerja dengan bakat yang dia punya, ya jelas untuk cari uang juga, jadi saya setu..."cling" (bell lift berbunyi),...ju!
Aku harus turun dilantai 12, sambil melangkah keluar lift aku tersenyum-senyum berterimakasih dalam hati...pembicaraan mereka memberi masukan baru untukku. Thank's guys!!!


Seminggu yang lalu, aku dan adik perempuan-ku sibuk memegang buku Safir Senduk tentang perencanaan biaya pendidikkan anak sampai mereka kuliah nanti. Kami coba menghitung sampai keluar biaya yang harus disisihkan setiap bulannya...ck ck ck! Padahal sudah ditambah tabungan yang ada dan asuransi yang nanti bakal keluar tetap saja biayanya besar...stress juga mikirinnya!

Tadi pagi ibuku menelpon, seperti biasa bertanya aku lagi ngapain? Masak apa hari ini? Anak-anak gimana? Perhatian yang tidak pernah lepas dari beliau ;)
Aku pun langsung bercerita apa saja yang aku lakukan seminggu ini, tentang anakku yang sudah bisa menjahit, tentang aku dan adikku yang berhitung-hitung dan tentang cerita bapak-bapak di lift...Sebelum menutup telpon beliau berkata: " Menabung itu perlu tapi tidak perlu terlalu memaksa diri, anak-anak perlu sekolah tapi tidak perlu memaksakan yang diluar kemampuan kita dan mereka, yang penting jangan memaksa kehendak kita pada mereka"

Malam ini sepertinya aku akan mimpi indah, beban pikiranku semakin meringan bahkan tidak menjadi beban lagi...Aku akan bermimpi anak-anakku selalu bahagia dengan apapun pilihan mereka...dan mimpiku akan jadi kenyataan, Amin.


Rabu, 09 Juli 2008

Low Budget "School Holiday"

Saat orang-orang sibuk merencanakan liburan, pada saat itu akupun ikut sibuk mencari berbagai alternatif untuk liburan sekolah anak-anak. Agak telat sih... jadi harga tiket pesawat dan hotel sudah keburu mahal...boro-boro ke luar negri, domestik saja harganya selangit. Banyak alternatif liburan murah meriah, tapi kalau ditotal-total budget-nya sama saja sebenarnya karena tetap berat di bensin...eh ongkos.
Dan karena suamiku juga tidak ada cuti dari kantor, kami hanya punya waktu saat week end saja untuk berlibur, jadi saat week day anak-anakku habiskan bermain di rumah seperti yang aku lakukan waktu kecil dulu...main sepuasnya, boleh tidur larut malam dan yang menyenangkan buat mereka adalah semua aturan di rumah agak
kendor...mudah-mudahan tidak keterusan! ;)


Week end pertama kami habiskan dengan menginap di hotel dekat rumah,kebetulan lagi ada diskon paket school holiday...anak-anak ingin suasana lain dan ingin berenang sepuasnya, aku hitung-hitung masih masuk budget-lah karena kami tidak perlu keluar ongkos transportasi dan bekal dari rumah bisa dibawa....Hemat...hemat eui baru week end pertama!!!
We had a great time there !
...dan kami sempet-sempetnya pulang kerumah ambil mainan yang ketinggalan sangking dekatnya itu hotel ;)


Week end kedua, hitungan budget liburan masih bisa untuk isi bensin full tank di 2 pombensin.Walaupun temanku yang tinggal di Bandung menceritakan kota Bandung penuh dengan orang-orang dari luar Bandung, kami putuskan tetap ke Bandung, dengan tujuan.. ke "Little Farmers" di Cisarua Bandung, anak-anak senang mengikuti program pendidikan dan wisata berkebun hanya dengan tiket Rp 20.000,- per orang...
Dasar anak kota, ekspresi anak-anakku acak kadut antara mimik curious, senang dan sedikit takut dengan sapi, ulet dll dan juga geli karena tanah yang menempel di
kaki mereka.


Tapi mereka sangat puas saat mereka bisa mencoba panen beberapa jenis sayuran, ada brokoli, kembang kol, wortel dan bokchoi...dan perasaankupun sama gembiranya seperti mereka saat mencabut sayuran dari tanah yang gembur. Aku teringat kebun kecilku yang gagal di rumah...I wish my veggie in my garden will grow like this someday ;)
Berhubung hotel di Bandung penuh, booking-an last minute mana mungkin dapat sih...Kecuali hotel berbintang...tapi
ini kan liburan Low Budget bok !
Kami meneruskan perjalanan ke Garut, cari hotel gratisan aja di rumah nenek-nya anak-anak...hahaha, dan biasanya anak-anak senang naik delman dari rumah nenek-nya ke pasar belanja oleh-oleh dodol Garut untuk teman-temannya disekolah...kembali Budget masih masuk...asik!


Tempat murah meriah banyak disana, anak-anak berenang di Cipanas,Garut. Walaupun kolam renangnya sangat-sangat tidak standar water treatment-nya (sangat disayangkan!) dan mandi bersih setelah berenang sangat disarankan... tapi anak-anak tetap happy!


Dan yang paling menyenangkan dalam perjalanan pulang ke Jakarta, kami sempat mampir di arena balapan burung merpati di hamparan sawah yang telah dipanen . Melihat warga kampung bermain dengan burung-burung merpati peliharaannya, padahal jam 3 matahari lumayan masih terik dan kulitpun sudah terlihat mulai menggelap, tapi suami dan anak-anakku masih betah melihat burung-burung merpati terbang dengan kecepatan tinggi datang menghampiri pasangannya yang dipegang oleh sang joki. Dan ilmu baru aku dapat, ternyata merpati menganut Monogamous sejati, dia tidak akan berganti pasangan..stay faithful !.


Week end ketiga aku masih belum punya rencana, tapi sepertinya we gonna spend our time at home...Budget sudah sangat Low!
Mungkin aku akan bermain "Perawatan Tubuh", buka spa di rumah...melulur badan dan bergenit-ria dengan anak perempuanku.
Atau aku akan ajak anak-anak mendirikan kemah dari sprei di ruang tamu dan berBBQ-ria di taman belakang...
I think thats a good idea for a very very Low Budget School Holiday ;)



Minggu, 22 Juni 2008

HARI MINGGU

Hari Minggu adalah hari libur...libur sekolah, libur ngantor dan libur kerjaan rumah...but mana mungkinlah yao !?! Apalagi kalau tidak punya planning keluar rumah, sebenarnya urusan yang agak merepotkanku adalah urusan makan.... Delivery order sebenarnya bisa saja tapi hari geneh ngeluarin extra duit...alamak!!!

Hari Minggu si mbak (pembantu) di rumahku libur , setiap harinya si mbak bekerja 10 to 6 seperti jam kerja kantoran, datang jam 10 pagi dan pulang jam 6 sore. Biasanya hari Sabtu pekerjaan agak santai karena kita-kita suka pergi malam mingguan. Jadi Sabtu sore si mbak sudah bersih-bersih rumah rada extra. Jendela-jendela dilap,kamar mandi disikat dan sprei-sprei diganti...Belanja sayuran biasa dia lebihin untuk persediaan aku masak di hari Minggu. Ohya..dalam rangka penghematan aku jarang pergi belanja ke pasar, tiap hari aku titip si mbak...untuk menghindari penyakit laper mata yaitu apa yang dilihat mau dibeli, budget pasti membengkak kalau aku yang belanja.

Hari Minggu ini, aku mau masak yang super praktis...bukan cuma cara masaknya yang praktis tapi bersih-bersih perabot sesudahnya harus sepraktis mungkin...uhh pekerjaan yang paling tidak aku suka adalah mencuci piring, panci dan teman2nya!

Hari Minggu makan Rice Bowl adalah ideku untuk menu minggu ini. Dalam 30 menit Chicken Rice Bowl siap di meja...alat-alat yang kupakai 1 wajan, 1 telenan, 1 pisau, 1 mangkok dan 1 baskom cuci sayuran... Urutan pekerjaanku: Pertama, kumasak nasi di rice cooker, lalu kutumis caisim, terakhir kumasak ayam dengan wajan yang sama. Makanan dari wajan langsung kusaji di mangkuk...nasi dengan tumis caisim dan ayam saos tiram diatasnya... Ayo makan !!!

Hari Minggu siang, selesai makan aku hanya mencuci 4 mangkok, 4 sendok dan 4 gelas...benar-benar praktis ;)
Dan yang penting anak-anak bilang "...Yummy Mommy !! "


Selasa, 10 Juni 2008

GODOK ???

Tadi sore Karin pengen makan yang asin-asin, dia maunya makan nasi lagi. Katanya, bukannya karena laper tapi karena pengen aja . Padahal waktu makan siang baru lewat dan waktu makan malam belum datang, dan kalau Karin makan sore sudah bisa ditebak malam bakal minta makan lagi...ck ck ck!

Mau buat roti, ga punya fermipan dan terigu hanya sisa sedikit di lemari...mau buat pisang goreng ga ada pisangnya (hahaha...).
Dengan modal 250gr Terigu+1/4 st Soda kue, 1butir Telur dan 2buah Wortel yang diparut kasar, ditambah bumbu Bawang merah&putih yang diuleg halus dengan Garam dan Merica, kemudian diaduk rata dengan 150ml Air... jadilah goreng-goreng ini.


Dalam bahasa "kampung-pinjaman"ku (tempat aku numpang tinggal waktu kecil)... goreng-goreng ini disebut Godok Asin dan cara membaca Godok harus dengan logat Padang bukan logat Sunda !!!

Jangan kaget kalau lihat foto Karin yang sedang menggigit Kodok... ehhh... Godok yang kelihatan seperti Kodok, dari 1 piring Godok yang siap disantap tidak ada bentuknya yang sama dan kebetulan Karin dapat yang seperti itu :D


Sabtu, 07 Juni 2008

Global Warming Pengaruhi Psikologis Anak

Pemanasan Global (Global Warming) telah menjadi ancaman bersama di seluruh dunia. Sebetulnya buat apa sih di ributkan!..Toh kehidupan akhirnya akan berakhir juga. Itu jawaban sinis dari orang-orang yang tidak mau memanfaatkan kehidupan yang dia miliki sekarang untuk melakukan suatu perbaikkan untuk kehidupan mendatang...lanjutan kehidupan kita oleh anak cucu kita.

Selain diri kita sendiri anak adalah pihak yang merasakan akibat dari Global Warming tersebut.

Global Warming mengakibatkan terjadinya bencana alam yang diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang buruk , seperti banjir dan kebakaran dapat mengakibatkan stres pada anak, bahkan menjadi trauma karena kehilangan keluarga,teman dan rumah,atau mengalami luka karenanya.

Dan memanasnya suhu udara dapat mempengaruhi kondisi emosi seseorang sehingga anak menjadi lebih mudah marah, cenderung agresif atau merusak dibandingkan dengan orang yang tinggal di lingkungan yang nyaman.

Selain itu, cuaca yang tak menentu mengakibatkan panas luar bisa yang dapat menyebabkan gagal panen. Lalu akan muncul kelaparan dan malnutrisi serta penyakit. Ini jelas akan menghambat anak dalam memperoleh pendidikan.

Tetapi ternyata ada juga pengaruh positif dari peristiwa ini. Efek global warming yang meresahkan justru bisa digunakan sebagai fenomena yang mendorong kita untuk mendidik anak-anak lebih peka, bertanggung jawab, dan termotivasi untuk menjaga lingkungan dan bumi.

Juga mengajarkan cara hidup yang bisa menumbuhkan rasa sayang anak terhadap bumi. Seperti mengajarkan untuk mematikan lampu yang tidak digunakan dan menyalakan AC hanya jika diperlukan. Dan menggunakan kantung kain daripada kantung plastik, menghemat penggunaan kertas, mempelajari cara mendaur ulang kertas secara sederhana, membawa botol air sendiri daripada membeli botol air plastik yang baru, dan menggunakan kain daripada tisu.

Jadi untuk menghindari pengaruh negatif Global Warming terhadap psikologis anak dampingilah anak untuk selalu melakukan hal-hal positif terhadap alam ini.

Kamis, 05 Juni 2008

FRESH FROM THE OVEN

I put my Fresh Bread on my Quilt Table Runner


Jaman aku kecil, roti isi kelapa adalah roti favoritku yang dijual tukang roti keliling. Tapi karena ibuku tidak membiasakan untuk jajan biasanya tukang roti lebih banyak lewat didepan rumah dari pada mampirnya.

Ibuku lebih sering membuat roti sendiri. Kebayang ngadonin tepung 1 kg pakai tangan...kata anak sekarang capeeek dehh!..
Biasanya roti dipanggang sore hari dan wanginya bikin kita yang lagi main dihalaman ingin lari pulang dan langsung menyerbu dapur. Dan ibuku sudah mengatur waktu matangnya sesuai dengan jam pulang kerja bapakku yang selalu tepat jam empat lewat seperempat. Secangkir kopi dan kue2an sudah menanti beliau di meja.

Bagian yang paling aku suka adalah ketika disuruh melumuri roti yang baru keluar dari oven dengan margarin,lumernya margarin diatas roti membuatku menelan liur... Setelah permukaan roti mengkilat oleh lumeran margarin, pisaupun beraksi memotong bagian pinggir roti kira-kira 3cm..the best part of the fresh bread!
Dan dari 3bantal roti yang dibuat semuanya sudah tidak bertepi lagi...keluarga inti yang terdiri dari 6 orang ini... we only got one piece each... dari 6 potong bagian pinggir roti.


Ibuku lebih sering membuat roti tawar dan roti manis kosong daripada roti isi. Selai nenas buatan sendiri sudah dibuat dihari sebelumnya. Kadang kalau tidak ada persedian selai, olesan margarin dan taburan gula pasir jadi temannya roti.
Roti yang disediakan untuk sarapan pagi biasanya sudah dikupas kulitnya karena kami tidak ada yang suka kulit roti yang sudah mengeras. Dan ibuku selalu menyimpan potongan kulit roti itu dikulkas.

Setelah 2 atau 3 hari kemudian kulit2 roti akan disulap jadi puding roti dengan tambahan kismis atau menjadi bubur roti dengan campuran susu/santan dengan aroma kayu manis atau paling tidak jadi bagelen versi kulit ajahhh...

2hari yang lalu aku nyoba buat roti isi keju dan coklat...lumayan sukses, resep aku dapat dari box fermipan.Kalau dulu aku terkagum-kagum dengan ide ibuku memanfaatkan sisa roti, anakku sekarang terkagum-kagum juga... koq bisa sih mah gimana cara bikinnya..beneran mamah yang bikin ???

Senyum kecutku membuat suamiku tertawa...kacian dehh !!!


Selasa, 03 Juni 2008

Playfull kids

Suamiku si "Manusia Super Sibuk yg Super Kreatif" itu :)), membuat video keluarga ini untuk dia nikmati ketika BeTe menyerang disela pekerjaannya. Katanya : .... Dekat sama anak-anak bisa menyegarkan pikiran gue ! (walaupun cuma lihat video-nya aja).

Karina, Model utk test kamera


Video Klip favorit


Kharis Pembalap

Sabtu, 31 Mei 2008

DAUN NAN HIJAU

Sepertinya ada yang salah dengan kebun-ku, sudah 3 bulan tanaman sayur-ku tidak menunjukkan hasil untuk bisa dipanen huhuhu....hik!
Sayur bayam daunnya lebar tapi warnanya tidak hijau segar. Pohon cabe boro2 berbuah, tingginya masih aja 2 cm dan berdaun 2 helai....dan pohon ketimun cuma sampai 2 jengkal dan busuk semua....pokoknya bikin sebel!!!
Padahal janjiku bakal memelihara tanamanku dengan LOVE supaya timbal baliknya menyenangkan...sepertinya porsi LOVE nya kurang atau ga pas kali ya !?!
Pupuk alami seperti air beras dan air cuci ikan dan kompos (beli di pinggir jalan) tidak berhasil, dan aku bersikeras ga mau pakai pupuk kimia!!! Alhasil ya begitu deh....

Ada sih yang bikin hati senang, Kacang panjang-ku tumbuh subur sekali...sangking suburnya daunnya tumbuh lebar selebar telapak tangan dan warnanya hijau tua but ga ada buahnya... apakah ini kutukan ?!?... Tapi kayaknya engga' deh ?!?... Daun nan hijau juga karunia yang harus kuterima dengan lapang dada...hahaha.














Wahai pohon Kacang Panjang-ku.

Izinkan aku besok memetik daunmu.
Daun-daunmu nan hijau menggoda itu.
Untuk kumasak menjadi sayur kesukaanku.
Melengkapi makanan santap siangku.

(disayur bening enak kalee ye!)

Rabu, 21 Mei 2008

CRISPY PIZZA


Ketika chatting dengan sahabatku biasanya kami sering tukaran resep makanan dan aku janji mau kasih resep Pizza ala diriku "Crispy Pizza" ini. Berhubung aku biasa membuatnya tanpa takaran jadi aku minta waktu untuk mencoba dan mencatat resep dahulu dan berjanji akan mem-posting-nya...maaf ya sahabatku agak lama baru aku lakukan ;)

Dan jika catatan resep ini agak- agak kurang pas hasilnya ...yah...tolong di pas-pasin ya sahabatku ;D

Bahan:

Dough :
250 gr Terigu
1/2 bungkus Instant Gist
1 sm Gula pasir
1/2 st Garam
2 sm Olive oil (Minyak sayur juga gapapa)
150 ml Susu cair

Topping:
100 gr Daging giling
2 bh Tomat besar (kupas dan cincang kasar)
1 bh Bawang Bombay (iris bulat)
2 siung Bawang Putih (cincang)
1/2 botol Saos Tomat
1/2 st Oregano (kalau ada)
2 sm Olive oil, untuk menumis.
Garam,Merica&Gula secukupnya.
Keju parut secukupnya

Cara :

Campur semua bahan roti, uleni sampai tidak lengket. Lalu diamkan 1/2 jam.

Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu.

Masukkan daging giling, masak sampai berubah warna.

Masukkan tomat cincang, saos tomat, garam,merica,gula dan Oregano.

Giling adonan roti diloyang berbentuk bulat (atau bentuk apapun bebas koq!) setebal 1cm.

Beri atasnya dengan saos daging dan keju parut.

Panggang 30 menit suhu 170 derajat.

Selamat mencoba sahabat baik-ku !!!

Rabu, 07 Mei 2008

TOKYO - MATSURI FESTIVAL



Sakura Season tahun ini, aku berkesempatan untuk menikmati keindahan bunga Sakura di Tokyo. Menurut cerita setiap kuntum bunga Sakura melambangkan satu jiwa manusia, mungkin karena itulah bunga ini begitu dijaga dan dihargai keberadaannya. Dan singkatnya waktu mekar "Sakura" membuat bunga ini sangat spesial.


Di Jepang mereka merayakan musim ini dengan mengadakan Festival Sakura yang disebut "Sakura Matsuri". Biasanya diadakan di taman-taman yang banyak pohon Sakura atau Cherryblossom-nya.
Pada musim ini semua berbau "Sakura" (maksudku bukan wangi Sakura lho) tapi kita akan menemukan hiasan-hiasan dan produk-produk barang ber-design "Sakura".

Banyak kegiatan yang mereka lakukan seperti "Hanami" (Flower viewing) and Picnics under blossoming trees. Orang2 berkumpul baik tua,muda, perempuan, lelaki, miskin, kaya dan berbagai profesi mereka menikmati kebersamaan dengan berpiknik, duduk di hamparan tikar dan membawa bekal makanan&minuman yang mereka nikmati sambil melihat bunga-bunga Sakura di atas mereka. Seperti kita di Indonesia mereka menikmati bekal sambil mengobrol, bedanya sesudah selesai piknik mereka merapikan bawaannya dan membuang sampah ditempat sampah yang disediakan yang ukurannya cukup besar dan diletakkan ditempat-tempat yang mudah dicapai dan sudah tersedia tempat sampah yang dipilah-pilah, sampah basah sampah kering...bukannya mau menjelekkan bangsa sendiri tapi memang kesadaran kita untuk menjaga kebersihan lingkungan sangat kurang. Padahal alam kita tidak kalah indah dengan yang dimiliki bangsa manapun.


Jika kita tidak punya bekal makanan disana banyak pedagang makanan yang menjajakan makanan untuk kita nikmati di bawah pohon Sakura atau di kursi-kursi gerobak yang disediakan pedagang.


Selain kegiatan piknik, di Festival Sakura ini ada Flea Market dimana kita akan menemukan barang-barang antik, unik dan lucu-lucu. Karena aku traveling dengan konsep rada-rada backpacker aku hanya berani membeli boneka-boneka yang ukurannya super kecil kira-kira sebesar kuku jari...but they are so cute !!!


Hal menarik lainnya yang aku lihat di Festival Sakura ini adalah orang-orang tua yang menikmati masa tua mereka dengan hal-hal yang menyenangkan. Mereka berkumpul melakukan Street Show bernyanyi sambil memainkan musik dengan peralatan sederhana. Ada drum dari kaleng blek, kecrek-an seperti yang biasa dipakai anak jalanan ngamen dan peralatan soundsystem sederhana. Bunyi-bunyi yang dihasilkan sangat indah mungkin karena mereka memainkannya dengan hati dan tidak ada kaleng untuk recehan, jadi mereka bukan mengamen tapi mereka melakukan apresiasi seni mereka... what a wonderful life they've got !



Ada beberapa orang sepuh yang menikmati Musim Sakura dengan melakukan kegiatan melukis, ada yang amatir ada yang profesional...
Aku jadi ingat Pasar Seni Ancol yang mulai di tinggalkan orang, dulu aku paling suka datang kesana melihat pelukis-pelukis beraksi. Ahh..aku akan cari waktu untuk ke Pasar Seni lagi!


Sakura Season memang saat yang indah untuk dinikmati dan bagi orang Jepang menjaga tradisi di musim ini adalah hal yang wajib dipertahankan walaupun modernisasi sangat berkembang disana.

Next project aku akan mencari hal-hal indah di sekitar Jakarta. Pasti ada sesuatu yang sederhana yang akan dapat aku nikmati seperti perjalananku di Tokyo...I will do it, so wait for my next story OK!

CAKE PISANG


Melihat pisang di meja sisa 3 buah yang sudah mulai kematangan yang pasti sudah tidak ada yang berminat untuk memakannya. Dan diluar hujan turun lumayan deras, kayaknya makan yang hangat-hangat sambil minum teh...enak nih!

Habis cari-cari resep sebentar di internet dapatlah Resep Banana Cake ini (thanks tuk yang punya resep).

Hasilnya enak, lembut tidak terlalu manis...dan anak-anakku suka... Fresh from the oven...mateng langsung dipotong-potong !
Dan mumpung hujan masih turun...dapet deh suasananya ;)



Bahan :
150 gr Margarin
175 gr Gula Halus
4 bh Kuning Telur
4 bh Putih Telur
3 bh Pisang Ambon
225 gr Terigu Segitiga
1 st Baking Powder
1/2 st Soda Kue

Cara :
- Ayak terigu,baking&soda, sisihkan.
- Kocok putih telur hingga kaku, sisihkan.
- Kocok margarin&gula hingga lembut.
- Masukkan kuning telur satu persatu, kocok sampai kembang.
- Haluskan pisang.
- Masukkan terigu dan pisang bergantian, aduk pelan.
- Masukkan putih telur.
- Masukkan ke cetakan yang sudah dioles margarin & terigu.
- Panggang selama 50 menit dan panas 170 derajat.

Tip: Sebelum dipanggang taburin keju parut dan chocolate chips di atasnya... jadi lebih enak!